infosawit

Berharap Green Diesel Sawit Bisa Komersial di April 2019



Prof. Tatang Hernas Ketua Umum IKABI
Berharap Green Diesel Sawit Bisa Komersial di April 2019

InfoSAWIT, JAKARTA - Bulan Desember 2018 lalu, pada minggu kedua, PT Pertamina melakukan ujicoba pembuatan produk Greengasoline, melalui produksi langsung di kilang minyak di daerah Plaju. Ujicoba dilakukan, melalui pencampuran bensin dengan bio hidrokarbon, bahkan dilakukan hingga mencapai 70%. Dengan mendapatkan hasil, sebesar 7,5% bio hidrokarbon dapat dicampur kedalam bensin dengan nilai oktan 90.

Hingga saat ini, PT Pertamina sedang mencari bahan baku dari minyak nabati berikutnya, supaya dapat melakukan pencampuran bensin hingga mencapai 15%. Supaya pada bulan Maret dan April 2019, pemerintah dapat menjual secara komersil kepada masyarakat luas. 

Kebutuhan teknologi untuk melakukan produksi ini, secara umum sudah tersedia di dunia. Sehingga program penggunaan BBN sebagai pencampur BBM dapat dilakukan segera. Untuk menghasilkan bio hidrokarbon dari minyak sawit, maka dapat dilakukan konversi asam lemak pada minyak nabati menjadi bio hidrokarbon, yang berguna sebagai BBN.

Proses selanjutnya, dapat dilakukan konversi bio hidrokarbon melalui proses hidrodeoksigenasi atau dekarboksilasi sabun basa, sehingga dapat menghasilkan produksi Green diesel. Lalu, dengan proses yang hampir sama, juga bisa dilakukan asam lemak minyak laurat, untuk menghasilkan produksi Bio Avtur, sebagai BBN yang digunakan pesawat terbang.

Produksi bio gasoline (bensin nabati) sendiri bisa dihasilkan melalui perengkahan katalitik minyak atau asam lemak, melalui proses pirolisis sabun basa. Sehingga asam lemak yang bersumber dari minyak sawit bisa diproses menghasilkan produksi bensin nabati.

Sebagai gambaran, kebutuhan akan BBM sebesar 4,6 juta ton atau sebesar 700-750 barrel per hari. Jika dilakukan dengan serius, maka produksi BBN dapat ditargetkan pemerintah sebesar 800 ribu barrel per hari. Kebutuhan bio hidrokarbon yang besar ini, tentu membutuhkan konsistensi pasokan bahan baku, sebab itu, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian juga sedang menyusun roadmap industrial vegetable based (peta industri berbasis minyak nabati). (Tatang Hernas, Ketua Ketua Umum Ikatan Ahli Bioenergi Indonesia - IKABI)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit