infosawit

PT TSL Ekspor Turunan Minyak Sawit Senilai Rp 87,1 Miliar



PT TSL Ekspor Turunan Minyak Sawit Senilai Rp 87,1 Miliar

InfoSAWIT, MAMUJU – Produk turunan minyak kelapa sawit dari Sulawesi resmi di ekspor, dikatakan Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil, kegaiatan ekspor ini akan terus didodorong lantaran sejalan dengan program akselerasi ekspor di Kementan.

Dalam keterangan resmi, Jamil menjelaskan produk pertanian yang telah diolah ini sering dimanfaatkan untuk menggoreng pada industri mie instan, keripik kentang, donat, dan makanan siap saji lainnya. RBD Palm Olein juga digunakan sebagai bahan baku margarin dan mentega putih atau shortening. Hilirasi produk pertanian tentunya sangat kita dukung agar dapat memberi nilai tambah bagi pelaku industri dan juga petani, ujarnya.

Kepala Karantina Pertanian Mamuju, Akhmad Faraby saat melepas ekspor bersama dengan pejabat di Dinas Pertanian Kabupaten Pasangkayu menyampaikan bahwa jumlah komoditas pertanian yang di ekspor ke negeri Cina ini berjumlah 12.000 ton senilai Rp87,1 miliar. "Selama kurun waktu Maret-April 2019, pemilik, PT Tanjung Sarana Lestari (TSL) telah lakukan 6 kali eksportasi," terang Faraby.

Sebagai komoditas wajib periksa Karantina, jajarannya lakukan tindakan guna memberikan jaminan dan kesehatan produk sesuai dengan persyaratan negara tujuan ekspor. Sertifikat Kesehatan Tumbuhan, atau phyosanitary certificate  (PC) akan menyertakan  produk pertanian kita di pasar global. "Program Agro Gemilang, terus kita digencarkan melalui  unit teknis karantina pertanian diseluruh Indonesia," tandas Jamil (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit