infosawit

Serikat Pekerja Laporkan 3 Perusahaan Perkebunan Sawit Sinar Mas ke RSPO



Ilustrasi pekerja
Serikat Pekerja Laporkan 3 Perusahaan Perkebunan Sawit Sinar Mas ke RSPO

InfoSAWIT, JAKARTA – Dikatakan Ketua KC FSPMI Selabuhanbatu Raya, Daniel Marbun, semenjak berdiri tahun 2018 lalu, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia ( F-SPMI ) di kebun yang dikelola Perkebunan kelapa sawit Sinar Mas, berlokasi di Labuhan Batu, sumatera Utara, memperoleh pertentangan. Padahal pihaknya menganggap perusahaan akan menerima keberadaan SPMI. “Sebab itu kami masih diamkan,” katanya kepada InfoSAWIT, belum lama ini.

Tapi pada bulan Februari 2019, banyak pengurus SPMI dimutasi dengan alasan yang tidak masuk akal. Puncaknya pada April 2019 yang lalu, bonus pengurus dan anggota SPMI diperlakukan secara diskriminasi. “Maka kami akhirnya menyurati Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO),” katanya.

Kejadian ini kata Daniel, sebenarnya tidak akan terjadi apalagi pihak pekerja telah berusaha melakukan komunikasi dan berunding dengan pihak perusahaan. Namun hasil dari perundingan itu tidak menemukan jalan solusi. “Mereka malah menantang kasus ini dibawa kemanapun mereka siap. Jadi bipartit mereka tidak mau lagi. Dan disuruh menempuh jalur hukum,” katanya.

Harapan Daniel, pihak perusahaan bisa memberikan bonus tanpa ada diskriminasi, serta serikat pekerja yang telah ada bisa diakui secara sukarela, serta hak pekerja perempuan dibayarkan sesuai aturan.

Dalam laporan ke RSPO, tertanggal 22 April 2019, tercatat ada sekitar 6 tuntutan yang dutujukan kepada 3 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang dikelola Sinar Mas, diantaranya pertama, mengenai diskriminasi Kepada Serikat Pekerja, kedua, pemberian alat pelindung diri (APD),

Ketiga, terkait realisasi pemberian slip gaji para pekerja. “Masih banyak buruh belum mendapatkan slip gaji,” katanya. Lantas, keempat, pemaksaan bekerja pada hari libur dan keenam, eksploitasi perempuan. “Pekerja perempuan yang bekerja sebagai memberondol buah sawit di wajibkan harus membabat  rumput  terlebih dahulu baru boleh mengutip berondolan,” tandas Daniel. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit