infosawit

Pungutan Ekspor Sawit, Juni 2019 Masih Nol



Pungutan Ekspor Sawit, Juni 2019 Masih Nol

InfoSAWIT, JAKARTA – Setelah dianggap kian memperdalam kejatuhan harga tandan buah segar (TBS) Sawit masyarakat, kebijakan pungutan sawit yang dikumpulkan Badan Pengelola Dana Perkebunan kelapa Sawit (BPDP-KS) pada akhir 2018 lalu resmi diterapkan dengan aturan baru.

Model penerapannya menyerupai pungutan Bea Keluar (BK) minyak sawit (CPO), dengan memberlakukan pola ambang batas pengenaan. Dimana pungutan sawit akan akan mulai diterapkan kembali bila harga CPO melampaui harga US$ 570/ton.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Perdagangan harga referensi produk Crude Palm Oil (CPO) bulan Juni 2019 mencapai US$ 547,17/ton. Harga referensi tersebut turun 4,56% atau melemah US$ 26,14 dari periode Mei 2019 yang tercatat sebesar US$ 573,31/ton.Dengan demikian maka pungutan sawit ekspor untuk bulan Juni 2019 masih dianggap nol.

Sebelumnya Ketua Dewan Pengawas BPDP-KS, Rusman Heriawan, telah memprediksi untuk bulan Juni 2019 pungutan sawit tersebut masih akan nol, atau belum dikenakan lantaran harga dianggap masih dibawah batas pengenaan.

Senada diungkapkan Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono, untuk sementara ini untuk kegiatan pungutan ekspor masih belum bisa diterapkan dengan alasan harga yang masih belum pulih.

“Harga minyak sawit masih rendah dan belum pulih, maka pungutan ekspor belum bisa diterapkan kembali, harga TBS sawit ditingkat petani juga masih rendah,” tandas Kasdi kepada InfoSAWIT, belum lama ini. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit