infosawit

Dilema Peremajaan Sawit Rakyat di Riau



Dilema Peremajaan Sawit Rakyat di Riau

InfoSAWIT, PEKANBARU - Bagi Gubernur Riau, H Syamsuar, peningkatakan kesejahteraan petani menjadi salah satu fokus di masa pemerintannya. Apalagi khusus di wilayah Riau, perkebunan kelapa sawit telah menjadi salah satu komoditas yang dominan dibudidayakan masyarakat.

Namun sayangnya lantaran memiliki tahun tanam era 1990-an atau bahkan pada periode sebelumnya, mnegakibatkan kini pohon kelapa sawit miliki masyarakat kebanyakan sudah tidak lagi menghasilkan buah setinggi seperti 25 tahun  lalu, maka itu peremajaan sawit perlu segera dilakukan.

Saat masih menjabat Bupati Siak, H Syamsuar bahkan tidak segan untuk langsung turun ke lapangan bersama masyarakat untuk meyakinkan bahwa kegiatan peremajaan sawit rakyat adalah salah satu jalan untuk memperoleh pendapatan yang lebih layak.

Diakui H Syamsur, masyarakat kerap mengalami dilema lantaran tatkala kebun sawit yang dimilikinya ditebang maka hilang juga pendapatan bulanan yang biasa diperoleh petani. Namun dia tetap meyakinkan masyarakat bahwa banyak jalan untuk memperoleh pendapatan selama kebun sawitnya belum banyak menghasilkan.

“Sebenarnya masyarakat bisa melakukan peremajaan sawit, namun mereka masih bimbang, namun saya yakinkan bahwa itu bisa dilakukan, walaupun dalam kenyataannya memang tidak mudah,” tutur H Syamsuar saat melakukan panen perdana di desa Delima Jaya, Pangkalan Kerinci, Riau yang dihadiri InfoSAWIT. (T2)

 

Lebih lengkap baca InfoSAWIT edisi Maret 2019

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit