infosawit

Bukan Pohon Sawit yang Salah



Bukan Pohon Sawit yang Salah

InfoSAWIT, JAKARAT - Sifat alami pohon kelapa sawit yang tergolong pada tumbuhan monokultur, rupanya masih menjadi bahan perdebatan. Ada yang menilai akibat sifatnya yang monokultur dikhawatirkan akan mengganggu keseimbangan alam, sehingga tanaman lainnya tidak bisa hidup.

Tetapi, fakta hasil penelitian berkata lain. Menurut Guru Besar Intitut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Tien Hartadi, kendati kelapa sawit tergolong tanaman monokultur, ternyata budidaya kelapa sawit bisa disandingkan dengan tumbuhan lain, seperti tanaman hortikultura.

Dengan kondisi fisik sawit yang menjuntai tinggi di sela pohon bisa ditanami sayuran dan buah-buahan. Hanya saja, isu yang terangkat isunya kelapa sawit ialah pohon monokultur, menyerap air dengan volume tinggi dan merusak unsur hara di dalam tanah. “Tidak hanya kelapa sawit, tanaman apapun juga perlu air,” papar Prof. Tien kepada InfoSAWIT.

Padahal, dari sisi penelitian sifat alam yang dimiliki pohon dengan nama latin elaeis guineensis, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Prof. Tien mencontohkan, bila kelapa sawit memang pohon yang menyerap air dengan volume tinggi, sebelumnya bisa dibuat irigasi guna memenuhi kebutuhan airnya.

Tentang tudingan merusak unsur hara, menurut Prof. Tien, semestinya teknologi yang bicara, dengan dilakukan treatment caranya melakukan pemupukan sehingga di saat tanah mulai habis unsur haranya bisa segera ditanggulangi. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit