infosawit

Petani Tagih Komitmen Pembeli Minyak Sawit Berkelanjutan dari Uni Eropa



(Dari kiri) Bupati Sintang, Jarot; Manager Group Petani Sawit Swadaya Asosiasi Amanah, H. Narno.
Petani Tagih Komitmen Pembeli Minyak Sawit Berkelanjutan dari Uni Eropa

InfoSAWIT, UTRECH -  Manager Group Petani Sawit Awadaya Asosiasi Amanah, H. Narno, dalam acara Dialog Minyak Sawit Berkelanjutan yang digelar di Utrech, Belanda yang digagas oleh RSPO, EPOA dan IDH, menyampaikan tentang tingginya komitmen petani swadaya di Indonesia untuk mengimpelemtasikan minyak sawit berkelanjutan.

“Kami telah memberi warna terhadap minyak sawit berkelanjutan yang beredar di pasar sebesar 35.136 ton CPO dan 3.577 ton PKO,” kata Narno, yang juga merupakan Ketua Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI) dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Lebih lanjut kata Narno, sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oi (RSPO) juga telah mendorong untuk melindungi dan melakukan rehabilitasi sepanjang 4 Km sungai di Provinsi Jambi, lantas mendorong mengembangkan inovasi Desa Wisata di Kalimantan Tengah.

Model sertifikasi ini tercatat telah membantu petani bermitra setara dengan perusahaan-perusahaan disekitar kebun yang dikelola petani. Ini berdampak pada meningkatnya kesejahteraan petani dan membaiknya kualitas lingkungan.

“Hasil ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dan bantuan dari semua pihak, pemerintah, perusahaan terdekat, dan dukungan pasar sebagai pengguna akhir. Untuk itu, kami hadir disini untuk menagih komitmen pasar dan pembeli terhadap usaha yang kami lakukan,” kata Narno.

Tercatat RSPO sebagai penyedia standar kini telah berupaya untuk membangun insentif untuk petani swadaya, dalam bentuk penjualan Book and Claim menggunakan plat form Palm Trace agar petani tertarik dengan sertifikasi. Selain itu, RSPO juga telah membangun standar baru untuk petani swadaya. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit