infosawit

Serapan Biodiesel Sawit Mei Naik 8%



Serapan Biodiesel Sawit Mei Naik 8%

InfoSAWIT, JAKARTA – Sepanjang periode Mei 2019 serapan biodiesel sawit menunjukkan progress yang positif yakni mencapai 557 ribu ton atau terkerek 8% dibandingkan April2019.

Dengan alasan terjadinya dinamika pasar global yang terus bergejolak terutama sentimen regulasi dari negara tujuan ekspor, berkombinasi dengan cukup tingginya stock di Malaysia dan Indonesia, pihak Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), mendorong Pemerintah Indonesia untuk segera mengakselerasi implementasi B30 setelah road test/uji coba kendaraan selesai dilakukan di Oktober 2019 nanti.

Demikian juga PLN yang semestinya dapat segera merealiasikan penggunaan minyak sawit untuk pembangkit listrik. “Jika program penyerapan dalam negeri dapat berjalan maksimal (B30 sekitar 9 juta ton dan PLN sekitar 3 juta ton) sehingga meningkatkan serapan pasar domestik dan mengurangi dampak tingginya stock,” Direktur Eksekutif GAPKI, Mukti Sardjono, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Senin (15/7/2019).

Sehingga pada saat yang sama Indonesia dapat mengurangi impor minyak bumi dan tidak perlu bergantung sepenuhnya kepada pasar global, khususnya Eropa. Saat ini catat GAPKI, pula merupakan waktu yang tepat untuk mempercepat program peremajaan kebun sawit/replanting guna menjaga keseimbangan stok.

“Program peremajaan sawit rakyat (PSR) bakal mengurangi produksi untuk beberapa tahun ke depan, sekaligus untuk memperbaiki produktivitas dan efisiensi dalam jangka panjang,” tandas Mukti. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit