infosawit

Platform Ulula Saluran Pelaporan Masalah Pekerja Sawit



Platform Ulula Saluran Pelaporan Masalah Pekerja Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Sebelumnya pada Juni 2018 lalu, lembaga nirlaba multistakeholder yang fokus pada penerapan praktik budidaya kelapa sawit berkelanjutan, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) melakukan kemitraan strategis dengan, Ulula, salah satu perusahaan perangkat lunak, guna memperkenalkan mekanisme yang disederhanakan dan inklusif untuk pelaporan kejadian dan potensi pelanggaran terhadap para pekerja, sekaligus untuk memantau kepuasan karyawan dan investasi sosial di perkebunan kelapa sawit.

Diakui atau tidak minyak sawit telah menjadi salah satu bahan pilihan untuk industri makanan, perawatan pribadi, pembersih, dan kosmetik, yang mana telah memberikan manfaat tinggi bagi negara-negara penghasil minyak sawit dari kemitraan yang terbangun antara perusahaan dan petani, dimana komoditas kelapa sawit ini memiliki produtivitas tinggi dan beragam kegunaan.

Namun demikian, hinga saat ini produksi tanaman pertanian industri, termasuk di dalamnya minyak sawit, telah menjadi topik perdebatan dengan berbagai pihak berkaitan dengan asal muasal serta dugaan dampak negatif terhadap situasi sosial dan lingkungan.

Rantai pasokan minyak sawit sampai hari ini, tetap menjadi salah satu yang paling sulit untuk dimonitor lantaran kompleksitasnya. Pada perkebunan kelapa sawit skala besar juga telah terbukti menjadi tantangan bagi para pemantauan hak-hak pekerja dan kondisi kerja, yang pada akhirnya memunculkan usulan dan permintaan untuk melakukan reformasi industri.

Di sinilah perlunya inovasi dengan menggunakan alat-alat non-tradisional guna meningkatkan pemantauan dengan tingkat akuntabilitas yang tinggi. Kemitraan antara RSPO dan Ulula telah dimulai dengan proyek percontohan dalam verifikasi lapangan independen terkait dengan kasus pengaduan di Sumatera Utara, yang bertujuan untuk menguji alat Ulula dalam pengaturan perkebunan kelapa sawit untuk pertama kalinya

 

Uji Coba Di Sabah, dengan Wilmar International

Kerjasama antara RSPO dengan Ulula saat ini telah ditingkatkan dalam skala uji coba untuk teknologi ponsel dalam pelaporan yang terjamin kerahasiaannya di Sabah, Malaysia. Tujuan dari uji coba satu tahun 2019 ini adalah untuk menguji penerapan alat di lapangan, dan pada akhirnya, RSPO berharap untuk menyediakan lebih banyak alat untuk membantu anggota mengatasi dan meningkatkan kondisi tenaga kerja.

Untuk program ini, RSPO dan Ulula merancang instrumen survei dan umpan balik yang selaras dengan Prinsip dan Kriteria (P&C) RSPO 2018 tentang tenaga kerja dan hak asasi manusia. Ini diluncurkan pada Januari 2019 di Lahad Datu, Sabah, Malaysia.

Salah satu anggota RSPO, Wilmar International, berpartisipasi untuk memfasilitasi peluncuran dan membangun kepercayaan dengan para pekerja, manajemen, dan pemangku kepentingan, staf RSPO mengunjungi empat perkebunan dan pabrik milik Wilmar untuk memperkenalkan inisiatif ini.

Tercatat program ini memiliki dua komponen utama, dimana survei dilakukan dalam dua bagian, pertama ke telepon seluler para pekerja, dan terdapat saluran umpan balik yang bisa dijaga kerahasiannya dan gratis, dimana para pekerja dapat mengungkapkan permasalahan, mengajukan pertanyaan, atau berbagi umpan balik langsung dengan RSPO tentang kondisi kerja.

 

Lebih lengkap baca Majalah InfoSAWIT edisi Maret 2019

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit