infosawit

Harga Sawit Tertekan Dinamikan Pasar Komoditas Dunia



Harga Sawit Tertekan Dinamikan Pasar Komoditas Dunia

InfoSAWIT, JAKARTA - Industri minyak sawit Indonesia terus menghadapi tantangan global yang berat. Salah satu tantangan tersebut adalah ketidakpastian dalam dinamika pasar minyak nabati dunia, dimana permintaan dari pasar ekspor tidak meningkat signifikan sehingga harga minyak sawit mentah (CPO) tetap bergerak pada kisaran harga yang rendah.

Sementara itu, pertumbuhan daya serap pasar minyak sawit di dalam negeri juga tidak terlalu besar. Kinerja ekspor minyak sawit Indonesia tidak tumbuh secara maksimal karena ada beberapa dinamika di pasar global khususnya di negara tujuan utama ekspor Indonesia seperti India, Uni Eropa, China dan Amerika Serikat.

Dalam laporan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), yang didapat InfoSAWIT,  di India, Indonesia kalah bersaing dengan Malaysia, khususnya untuk refined products di mana bea masuk refined products dari Indonesia lebih tinggi daripada Malaysia dengan selisih 9% (tarif bea refined products dari Malaysia adalah 45% dari tarif berlaku 54%).

Sementara dikatakan Direktur Eksekutif GAPKI, Mukti Sardjono, pihak Uni Eropa menggaungkan RED II ILUC dan tuduhan subsidi biodiesel ke Indonesia sedikit banyak juga telah mempengaruhi ekspor Indonesia ke Uni Eropa. “Perang dagang China dan Amerika Serikat juga telah mempengaruhi pasar minyak nabati dunia,” kata Mukti dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit