infosawit

2023 RSPO Targetkan Produksi Minyak Sawit Berkelanjutan 23 Juta Ton



2023 RSPO Targetkan Produksi Minyak Sawit Berkelanjutan 23 Juta Ton

InfoSAWIT, JAKARTA – Melemahnya harga minyak sawit di dunia telah menekan industri kelapa sawit, utamanya pelaku perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Lantas bagaimana dengan potensi pasar minyak sawit berkelanjutan di dunia?

Dikatakan Community Outreach & Engagement Manager Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) Indonesia, Imam A El Marzuq produksi minyak sawit berkelanjutan di dunia dikuasai oleh dua produsen utama yakni Indonesia dan Malaysia.

Lebih lanjuta kata Imam, bila bicara pasar maka masih banyak pelaku pasar yang telah menyampaikan komitmennya untuk menggunakan minyak sawit berkelanjutan (Certified Sustainable Palm Oil ), sehingga potensi pasar minyak sawit berkelanjutan terbuka lebar.

Terdapat dua kriteria pasar yang berpotensi untuk dimasuki, yakni pasar dengan tingkat konsumsi yang tinggi biasanya pasar ini berada di kawasan Negara-negara Asia, lantas kedua, mereka yang memiliki kekuatan ekonomi yang kuat.

“Di Jepang, China dan India sudah mulai membuka pasar minyak sawit berkelanjutan, demikian juga dengan kawasan Timur Tengah,” katanya dalam Acara FGD Sawit Berkelanjutan: Diskusi Sawit Bagi Negeri Vol 3, denga tema “Peluang Pasar  Sawit Berkelanjutan Indonesia” yang diadakah Majalah InfoSAWIT, di Hotel Akmani, Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Tercatat dengan memproduksi minyak sawit berkelanjutan juga membuka peluang perlindungan lingkungan, misalnya dalam skim produksi Certified Sustainable Palm Oil (CSPO) yang diterapkan pada RSPO, tidak hanya berfokus memaksimalkan produksi tetapi juga melibatkan preservasi dan proteksi lingkungan.

Saat ini Indonesia dan Malaysia masih menjadi produsen utama minyak sawit berkelanjutan. “Di Indonesia mencerminkan para pengusaha perkebunan temasuk pekebun kecil dan skema kemitraan dan swadaya terus bergulir di lapangan, kendati ada hantaman dari berbagai sisi, ini membuktikan keunggulan minyak sawit Indonesia masih teruji,” kata Imam.

Lebih lanjut kata Imam, pada tahun 2023 RSPO menargetkan produksi minyak sawit berkelanjutan di dunia bisa mencapai 23 juta ton, serta mendorong penyerapan minyak sawit berkelanjutan di dunia

Untuk itu, kata Imam, strategi yang akan dilakukan adalah mendorong agar pekebun (grower/ perusahaan perkebunan) dapat menjaga komitmennya dan memenuhi rencana Time Bond Plan (TBP) masing masing tepat waktu.

Selain itu, RSPO juga menargetkan, pada tahun 2023, seluruh produksi CSPO dapat diserap oleh pasar sebagai produk minyak yang bersertifikat sawit berkelanjutan, baik melalui penjualan secara fisik, melalui skema credits, ataupun penjualan di bawah skema sertifikasi lain.

Sekadar catatan, produksi CSPO asal Indonesia per bulan Juni 2019 mencapai 7.819.243 ton, berasal dari sebanyak 195 pabrik kelapa sawit (PKS) bersertifikat. Angka itu, belum memperhitungkan PKS independen. Volume CPO Indonesia bersertifikat RSPO per bulan Juni 2019 tersebut melonjak dibanding data per bulan Juni 2018 yang tercatat sebanyak 6.372.147 ton.

Secara total, CSPO global per bulan Juni 2019 tercatat sebanyak 14.197.452 ton, dihasilkan dari 389 PKS, belum termasuk PKS independen. Atau,14.290.537 ton termasuk volume CSPO dari petani swadaya bersertifikat. Meningkat dibanding data hingga bulan Juni 2018, yang tercatat mencapai 12.282.384 MT untuk CSPO global.

Sementara itu, luas lahan kebun sawit global yang telah bersertifikat RSPO per bulan Juni 2019 tercatat mencapai 3.891.983 hektare (ha), termasuk kebun dari petani swadaya bersertifikat. Atau 3.867.226 ha tanpa memperhitungkan luas kebun petani swadaya bersertifikat RSPO.

 

Tentang Diskusi Sawit Bagi Negeri :

Diskusi Sawit Bagi Negeri merupakan diskusi interaktif para pemangku kepentingan usaha kelapa sawit nasional, yang menghadirkan pembicara sebagai narasumber dari berbagai kalangan, untuk memberikan gambaran utuh mengenai keberadaan minyak sawit. Bertujuan memberikan pemahaman yang benar mengenai keberadaan dan kontribusi minyak sawit, bagi negara, sosial dan lingkungannya.

Diskusi Sawit Bagi Negeri mendapatkan dukungan pendanaan dari BPDP Kelapa Sawit, RSPO, dan Sinarmas dengan mitra strategis Media InfoSAWIT dan Palm Oil Magazine. Diskusi yang merangkul para pemangku kepentingan minyak sawit seperti pemerintah, pelaku usaha, periset, organisasi, aktivis sosial dan lingkungan serta pihak lainnya, untuk berdiskusi membangun minyak sawit Indonesia.

Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami, Ignatius Ery Kurniawan, melalui Handpone WA : 081284832789, email : sawit.magazine@gmail.com

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit