infosawit

Harga Minyak Sawit (CPO) Menguat Jadi US$ 511 per Ton



Dari kiri: Vincent Lingga (Jakarta Post); Kanya Lakshmi Sidarta (Sekjen GAPKI); Imam A. El Marzuq (Community Outreach & Engagement Manager RSPO); Edi Suhardi (Direktur Goodhope Plantation).
Harga Minyak Sawit (CPO) Menguat Jadi US$ 511 per Ton

InfoSAWIT, JAKARTA - Paska kegiatan FGD Sawit Berkelanjutan: Diskusi Sawit Bagi Negeri Vol 3 bertema “Peluang Pasar Sawit Berkelanjutan Indonesia” yang diadakan Majalah InfoSAWIT bersama multi stakeholder pada Rabu (7/8/2019) di Jakarta. Harga minyak sawit mentah (CPO) tercatat merangkak naik semenjak Jumat (9/8/2019) selama 5 hari berturut-turut.

Berdasarkan pantauan redaksi InfoSAWIT, pada Bursa Malaysian Derivatives Exchange, harga CPO pada Selasa (13/8/2019) kontrak berjangka minyak sawit ditutup menguat sekitar 0,46% dibandingkan sehari sebelumnya.

Menguatnya harga CPO diperkirakan sebagai sentimen positif dari terdongkraknya harga minyak nabati lainnya seperti minyak kacang kedelai. Posisi CPO sebagai minyak nabati alternatif kian terbuka lebar di pasar global, terutama untuk menghasilkan minyak makanan dan non makanan bagi masyarakat dunia.

Kenaikan harga CPO di pasar global, diharapkan dapat segera berdampak hingga ke tingkat pembelian Tandan Buah Segar (TBS) yang banyak dihasilkan petani kelapa sawit.

"Kenaikan Harga CPO pada Bursa Malaysia, memberikan nafas segar bagi pelaku usaha sawit nasional," ujar Direktur Goodhope Plantation, Edi Suhardi kepada InfoSAWIT, belum lama ini.

Menurutnya, keberadaan harga CPO yang merangkak naik selaman 5 hari berturut-turut, dapat terus terjadi, sehingga CPO memiliki nilai keekonomian yang menjanjikan bagi pelaku usaha perkebunan kelapa sawit.

Harga CPO Menguat menjadi RM 2142 per ton atau sekitar US$ 511 per ton dengan nilai kurs hari ini (15/8/2019) sebesar 0,24 US$/RM. (T1)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit