infosawit

Petani Sawit Minta Jokowi Serius Tingkatkan Kualitas SDM Petani



Petani Sawit Minta Jokowi Serius Tingkatkan Kualitas SDM Petani

InfoSAWIT, JAKARTA - Tema peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019 adalah SDM Unggul Indonesia Maju, diapresiasi oleh Serikat petani Kelapa Sawit (SPKS) karena ini akan menjadi kunci Indonesia dimasa depan.

Terlebih dalam pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di gedung DPR RI Jakarta, salah satu point yang akan ditingkatkan adalah penguasaan keterampilan dan ilmu pengetahuan. Sebab itu dituturkan Manager Organisasi dan Keanggotaan SPKS, Sabarudin, pihak petani yang tergabung dalam SPKS mengaharapkan, penguasaan keterampilan tidak hanya terbatas pada sektor tertentu tetapi harus sampai pada pengingkatan SDM Petani Sawit yang saat ini masih menghadapi tantangan SDM yang terbatas dalam pengelolaan sawit.

Sampai saat ini produktivitas kebun milik petani sawit masih diangka 12-14 ton TBS/ha/tahun, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah yang harus serius untuk di urusi oleh pemerintah kedepan, lantaran salah satu yang menjadi penyebab rendahnya produktivitas itu salah satunya adalah SDM petani masih rendah selain faktor lain misalnya ketersedian pupuk untuk petani dan bibit yang berkualitas.

“Pemerintah harus memperhatikan SDM petani karena sawit telah memberikan kontribusi yang multiplayer efek dalam perekonomian indonesia sebut saja sektor sawit ini telah menjadi sumber penghidupan rakyat indonesia sekitar 17 juta orang, sampai pada menyumbang sekitar Rp 320 triliun untuk devisa negara untuk tahun 2017,” kata sabarudin dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Selasa (20/8/2019)

Lebh lajut diakui Sabarudin, terkait yang sudah dilakukan oleh pemerintah saat ini sebenarnya sudah banyak misalnya saja dibentuknya Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), diantara-misinya adalah untuk peningkatan kualitas SDM di sektor perkebunan termasuk petani melalui dana yang dikumpulkannya, lantas terbitnya Inpres No 8 tentang Moratorium Sawit yang harusnya sudah bisa menyentuh perbaikan pada kualitas SDM petani sawit.

“Hanya saja semua ini belum maksimal dijalankan untuk itu kita minta serius Pak Presiden untuk segera melakukan evaluasi agar SDM unggul untuk indonesia maju bisa menyentuh sampai pada petani dengan kebijakn yang sudah ada,” kata Sabarudin.

Sementara Ketua SPKS Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Yusron Fadli, meminta pemerintah pusat dan daerah agar serius untuk mengurusi peningkatan SDM petani sawit karena akan menjadi salah satu dari faktor kunci agar produktivitas kebun yang dikelola petani meningkat.

Faktanya untuk peningkatakan SDM petani sawit salah satun masalah utamanya ialah tidak adanya anggran di daerah untuk melakukan peningkatan SDM petani sawit, kata Yusron,  semestinya permaslaahn ini menjadi perhatian dari pemerintah pusat karena Indonesia sudah memiliki BPDP-KS yang mengumpulkan uang dari pelaku sawit termasuk petani.

“Kalau perlu kami mengusulkan kepada presiden Jokowi di periode ke-2nya agar membentuk lembaga khusus sawit atau kementerian yang mengurusi sawit supaya lebih fokus mengurusi sawit sampai pada meningkatkan SDM petani,” tandas Fadli. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit