infosawit

Uni Eropa Klaim Tidak Ada Hambatan Dagang Minyak Sawit



Head of Political, Press and Information, Margus Solnson; Chargé d’Affaires a.i Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunai Darussalam, Charles Michel-Geurts; Climate Change and Environment Counsellor, Michael Bucki; Deputy Head of Trade Section of the Delegation of the EU to Indonesia and Brunei Darussalam, Levente Albert.
Uni Eropa Klaim Tidak Ada Hambatan Dagang Minyak Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA – Dikatakan Kuasa Usaha Delegasi Uni Eropa dan Brunai Darussalam, Charles Michel-Geurts, selama beberapa bulan terakhir muncul beragam pemberitaan yang seolah-olah kawasan Uni Eropa melakukan upaya menghambat perdagangan minyak sawit.

Padahal kata Geurts, Uni Eropa adalah pasar Ketiga besar bagi minyak sawit asal Indonesia setelah India dan China.”Tidak ada hambatan perdagangan atau undang-undang diskriminatif terhadap minyak sawit,” katanya kepada InfoSAWIT, Kamis (5/9/2019) di Jakarta.

Bahkan untuk perdagangan minyak sawit Uni Eropa menerapkan kebijakan tariff 0 sampai 10,9%, bila dibandingkan dengan India dan negara lain, tarif tersebut kata Geurts lebih rendah. “Coba bandingkan dengan tarif impor yang dikenakan India,” katanya.

Diakui nilai impor minyak sawit di 2018 tercatat ada penurunan sekitar 22% dibandingkan tahun 2017 silam, kondisi tersebut dijelaskan Geurts, lantaran sebagian minyak sawit yang sebelumnya di ekspor ke Uni Eropa untuk diproses menjadi biodiesel, tidak lagi dilakukan.

Pola perdagangan yang dilakukan ialah minyak sawit tersebut diolah di Indonesia menjadi Biodiesel dan dijual ke Uni Eropa. “Bahkan dengan jatuhnya harga minyak kelapa sawit, pada tahun 2018 nilai gabungan ekspor minyak sawit Indonesia dan biodiesel ke UE hanya menurun sebesar 2% dibandingkan tahun 2017. Dalam 5 bulan pertama 2019, dalam hal volume, impor telah pulih dengan adanya peningkatan sekitar 0,7%,” kata Geurts

Berdasarkan catatan Delegasi Uni Eropa, impor dalam lima tahun terakhir relatif stabil dengan rata-rata 3,5 juta ton atau senilai € 2,2 miliar per tahun. Pangsa pasar minyak sawit Indonesia di Uni Eropa tetap yang terbesar yakni mencapai 47%. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit