infosawit

GENDERANG PERANG DISKRIMINASI UNI EROPA ATAS MINYAK SAWIT



GENDERANG PERANG DISKRIMINASI UNI EROPA ATAS  MINYAK SAWIT

Pengesahan Delegated Regulation no. C (2019) 2055 tentang resiko ILUC pada biofuel, memaksa biofuel berbahan baku minyak sawit dicoret dalam program energi hijau benua biru tersebut. Namun Indonesia dan Malaysia tak tinggal diam, upaya protes pun dilakukan.

Sejatinya upaya menahan pengembangan energi baru terbarukan dari minyak sawit sudah jauh dilakukan Uni Eropa semenjak satu dasawarsa silam, namun kini telah masuk pada tahap yang cukup serius.

Berawal dari Komisi Eropa (KE) pada 8 Februari 2019 lalu menerbitkan Draft European Commission Delegated Regulation Supplementing Directive 2018/2001 on the Promotion of the use of energy from renewable source (RED II) atau singkatnya disebut Delegated Regulation of ILUC-RED II.

Kebijakan tersebut kemudian ditasbihkan menjadi Delegated Regulation no. C (2019) 2055 Final tentang High and Low ILUC Risk Criteria on biofuels pada tanggal 13 Maret 2019. Dokumen ini bakal diserahkan ke European Parliament dan Council untuk melalui tahap scrutinize documentdalam kurun waktu 2 (dua) bulan kedepan.

Rancangan kebijakan tersebut, ditengarai bakal menimbulkan kerugian bagi produsen minyak sawit dunia, lantaran ada isu tentang lingkungan yang dikaitkan dengan pengembangan energi terbarukan. Pihak EU mengaitkan biofuel dengan perubahan penggunaan lahan secara tak langsung (Indirect Land Use Change/ILUC).

Dalam dokumen tercatat bahwa ILUC terjadi jika dalam proses produksi biofuel menyebabkan areal pangan dan pakan berkurang (terkonversi ke tanaman biofuel), sehingga memicu terjadinya konversi hutan atau lahan dengan karbon stok tinggi menjadi areal pangan/pakan hasilnya terjadi tambahan emisi GHG. Ini berbeda dengan perubahan penggunaan lahan secara langsung (direct land use change/DLUC) yakni perubahan penggunaan lahan yang tadinya bukan lahan pangan/paka


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit