infosawit

Pohon Adalah Jawaban (Tulisan 1)



ilustrasi sawit dan areal konservasi
Pohon Adalah Jawaban (Tulisan 1)

InfoSAWIT, JAKARTA - “Saya percaya bahwa pohon adalah jawaban terhadap banyak pertanyaan mengenai masa depan kita”

Ini meliputi bebera pertanyaan seperti bagaimana kita dapat memajukan ekonomi yang lebih lestari berbasis pada bahan-bahan dan bahan bakar yang dapat diperbaharui? Bagaimana kita dapat memperbaiki kemampuan baca (melek huruf) dan sanitasi di negara-negara berkembang sambil memulihkan kerusakan hutan dan menjaga margasatwa pada waktu yang bersamaan? Bagaimana kita dapat mengurangi jumlah emisi gas rumah kaca di atmosfer terutama CO2?

Bagaimana kita  dapat meningkatkan jumlah lahan yang akan mendukung semakin banyak spesies keragaman hayati? Bagaimana kita dapat membantu mencegah erosi tanah dan menyediakan air serta udara bersih? Bagaimana kita dapat membuat dunia ini lebih indah dan hijau? Jawabannya adalah, dengan menanam lebih banyak pohon dan kemudian menggunakan lebih banyak kayu, baik untuk substitusi bahan bakar fosil yang tidak dapat diperbaharui dan bahan- bahan seperti baja, beton, plastik, dan produk-produk kertas untuk percetakan, pengemasan serta sanitasi.

Industri kehutanan dalam posisi terdakwa dalam kasus kejahatan besar merusak lingkungan. Industri ini disalahkan  dalam  pemusnahan  puluhan  ribu  spesies,  perusakan  hutan  secara  luas  di  atas  bumi,  dan kerusakan ekosistem secara total yang tidak bisa dipulihkan. Seandainya saya adalah salah seorang dari mayoritas kota, dan saya berfikir bahwa industri kehutanan adalah penyebab kerusakan lingkungan yang tidak  bisa  dipulihkan,  saya  tidak  akan  peduli  berapa  banyak  kesempatan  kerja  atau  berapa  banyak masyarakat yang tergantung pada hutan, saya akan menentang industri ini.

Saya telah menghabiskan 15 tahun terakhir untuk mencoba memahami hubungan antara kehutanan dan lingkungan, memisahkan antara fakta dan fiksi, mitos dengan realitas. Sejak tahun 1991, saya telah menjadi ketua komite kehutanan berkelanjutan dari aliansi hutan British Columbia. Posisi ini telah memberikan kesempatan yang ideal untuk mempelajari semua aspek dari masalah tersebut. Presentasi ini merupakan sintesa dari yang saya pelajari, namun pertama kali, perkenankanlah saya memberikan sedikit latar belakang.

Saya dilahirkan dan dibesarkan di sebuah desa tempat pemancingan ikan dan penebangan hutan pada pelabuhan musim dingin di ujung barat laut dari pulau Vancouver, di daerah hutan hujan Pasifik. Saya tidak menyadari masa kecil saya yang diberkahi, bermain di atas alunan ombak dari aliran sungai dimana ikan salmon bertelur di kawasan hutan hujan, sampai saatnya saya pindah ke sekolah berasrama di Vancouver pada usia 14 tahun. Saya kemudian masuk ke Universitas British Columbia memperlajari ilmu hayati: biologi, kehutanan, genetika; tapi ketika saya menemukan ekologi yang saya sadari melalui ilmu tersebut saya dapat memperoleh pandangan tentang misteri dari hutan hujan yang saya ketahui di masa kanak-kanak.

Saya menjadi seorang peduli lingkungan yang dilahirkan lagi, dan pada akhir tahun 1960-an, beralih menjadi aktivis lingkungan yang radikal. Saya menemukan diri saya sendiri di dalam lantai dasar sebuah gereja di Vancouver bersama kelompok orang yang sejalan pemikirannya, merencanakan suatu kampanye memprotes percobaan bom hidrogen Amerika di Alaska. Kami membuktikan bahwa suatu kelompok aktivis dari rakyat jelata dapat berlayar dengan kapal ikan tua yang bocor menyeberangi Lautan Pasific Utara dan merubah sejarah. Dengan membuat suatu fokus masalah untuk menentang percobaan, kami membuat berita nasional dan membantu membangun gerakan oposisi tehadap percobaan nuklir di Amerika dan Kanada. Ketika bom tersebut dimusnahkan pada November 1971 itulah saatnya bom hidrogen terakhir meledak di planet bumi. Walaupun ada 4 rencana percobaan lagi dalam suatu rangkaian, Presiden Nixon membatalkannya karena ditentang masyarakat umum. Inilah saat kelahiran dari Greenpeace.

Terdorong oleh kemenangan dan mengetahui bahwa kita dapat membawa perubahan dengan mengangkat dan melakukan sesuatu, kita disambut datang ke rumah panjang dari bangsa Kakiutl di teluk Alert dekat ujung utara Pulau Vancouver. Kami dianggap saudara oleh suku tersebut karena mereka percaya dengan apa yang kami telah lakukan. Ini memulai tradisi dari Warriors of The Rainbow (prajurit pelangi), setelah sebuah Legenda Cree yang memperkirakan bahwa suatu hari dimana langit berwarna hitam dan burung- burung berjatuhan mati di atas tanah dan sungai-sungai teracuni, orang-orang dari semua suku, warna dan kepercayaan  akan  bergabung  bersama  membentuk  prajurit  pelangi  untuk  menyelamatkan  bumi  dari kerusakan lingkungan. Kami namakan kapal kami Rainbow Warrior dan Saya menghabiskan 15 tahun di garis depan dari pergerakan lingkungan sejalan dengan berubahnya gerakan kami dari lantai dasar gereja menjadi  organisasi  aktivis  lingkungan  terbesar  di  dunia.  Kemudian  kita  menangani  percobaan  nuklir atmosfer Perancis di Pasifik Selatan. Mereka membuktikan sedikit lebih susah dari administrasi energi atom Amerika. Tetapi setelah beberapa tahun kampanye dan melakukan pelayaran protes yang melibatkan kehilangan nyawa pada pihak kami, mereka dikendalikan di bawah tanah dan kemudian dihentikannya percobaan secara keseluruhan.

Pada tahun 1975, kami menyiapkan pelayaran di laut dalam ke Pasifik Utara melawan kapal penangkap ikan paus perusahaan Uni Soviet yang membantai habis ikan paus California. Kami menempatkan diri di depan tombak ikan paus pada perahu karet kecil dan membuat berita sore di Walter Cronkite. Itu benar-benar menempatkan Greenpeace di peta. Pada tahun 1979 Komisi Ikan Paus Internasional menghentikan perusahaan untuk penangkapan ikan paus di Pasifik Utara dan kemudian segera menghentikannya di semua lautan.

Pada tahun 1978, Saya ditahan di Newfoundland karena duduk di atas seekor anak anjing laut, mencoba untuk melindungi dari pemburu. Saya dihukum berdasar peraturan perlindungan anjing laut yang membuat kegiatan saya ilegal. Pada tahun 1984 kulit anak anjing laut dilarang di pasar Eropa, dan secara efektif telah mengakhiri pembantaian.  (Artikel disadur dan diterjemahkan dari tulisan Patric Moor Phd., - Aktivis, Konsultan Industri, dan Mantan Presiden Greenpeace Kanada-  berjudul “Trees Are The Answer”)

Telah terbit pada Majalah InfoSAWIT cetak Edisi Juni 2019

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit