infosawit

55 Perusahaan Pemegang Konsesi Sawit dan HTI Terkait Karhutla Diselidiki



Ilustrasi upaya pemadaman kebakaran lahan
55 Perusahaan Pemegang Konsesi Sawit dan HTI Terkait Karhutla Diselidiki

InfoSAWIT, JAKARTA – Sekitar sebulan lalu, muncul bencana kebakaran lahan dan hutan. Kebakaran ini juga melanda di lahan beberapa perusahaan kelapa sawit milik investasi konglomerat Malaysia, yaki Sime Darby atau yang di Indonesia dikenal dengan nama perusahaan Minamas Plantation, Kuala Lumpur Kepong, Batu Kawan Group dan Wilmar Group. Dimana titik panas yang terpantau puluan hingg ratusan titik panas.

Kejadian ini mendorong Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) melakukan penyeledikan kebakaran lahan. Sampai 25 September 2019 merujuk Rekapitulasi Penegakan Hukum Terkait Karhutla berdasarkan jenis perseroan, Direktorat Jenderal Penegaakan Hukum (Gakum) KLHK, mencatat ada 55 perusahaan pemegang konsesi kelapa sawit dan HTI serta 1 orang individu sedang dilakukan proses hukum.

Merujuk laporan Ditjen Gakum KLHK yang didapat InfoSAWIT belum lama ini, dari  55 perusahan tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebanyak 19 perusahaan. Penanaman Modal Dalam Negeri Non Fasilitasi sejumlah 32 perusahaan.

Lantas Penanaman Modal Dalam Negeri dengan Fasilitasi, 1 perusahaan. Dimana dalam proses penelusuran terdapat 3 perusahaan.

Sementara berdasarkan jenis kegiatan, 55 perusahaan tersebut terdiri dari perkebunan kelapa sawit sebanyak 40 perkebunan. IUPHHK-HTI sejumlah 13 konsesi, IUPHHK- HA terdapat 1 konsesi, dan IUPHHK- RE, 1 konsesi.

Tercatat areal terbakar pada lahan konsesi sekitar 10.076,49 hektar, areal terbakar pada lahan perorangan seluas 274 hektar. Sehingga luas total areal terbakar sekitar 10.350,49 hektar.

Berikut penyidikan terhadap tersangka 8 perusahaan konsesi dan 1 tersangka perorangan, di Provinsi Kalbar perusahaan yang diseldiki PT Arrtu Energie Resource (PMA), PT Arrtu Borneo Perkebunan (PMA), PT Sinar Karya Mandiri (PMDN), PT Ichtiar Gusti Pudi (PMA Malaysia),

Di Provinsi Kalteng, PT Kumai Sentosa (PMDN), PT International Forest Plantation (PMDN), PT Arjuna Utama Sawit (PMA), Di Provinsi Kaltim terdapat PT Nala Palma Cadadusa (PMA). Untuk perorangan terdapat 1 orang atas nama Uber bin Endel di Kalbar.

Sementara perusahaan yang sudah disegel namun dilakukan penyidikan oleh Kepolisian,  PT Bumi Hijau Lestari oleh Polda Sumatera Selatan, PT Raffi Kamajaya oleh Polda Kalbar, PT Rejeki Kencana oleh Polda Kalbar, PT Megah Anugerah Sawit oleh Polda Jambi. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit