infosawit

DSNG Resmikan Pabrik Kelapa Sawit Baru di Kalbar



DSNG Resmikan Pabrik Kelapa Sawit Baru di Kalbar

InfoSAWIT, JAKARTA PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), melalui anak perusahaannya PT Agro Andalan (AAN), meresmikan pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) yang ke-8 di  Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Dengan diresmikannya PKS tersebut, DSNG kini memiliki 10 PKS dengan total kapasitas 540 ton per jam.

Peresmian PKS tersebut berlangsung Selasa, 8 Oktober 2019 oleh Bupati Kabupaten Sekadau, Rupinus, di Desa Setawar, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, yang ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Rupinus, yang dilanjutkan dengan peninjauan ke area PKS. Selain Bupati, hadir dalam acara tersebut antara lain Kapolres Sekadau, para kepala desa  dan perwakilan manajemen DSNG.

Senior Region Head Area II DSNG, Mukhlis Amiruddin, mengatakan  PKS yang diresmikan ini merupakan PKS pertama dibangun di Kalimantan Barat. Saat ini DSNG memiliki 8 PKS di Kalimantan Timur dan 1 PKS di Kalimantan Tengah dan 1 PKS di Kalbar dengan total kapasitas sebesar 540 ton TBS per jam.

“Selain itu kami juga memiliki 1 kernel crushing plant dengan kapasitas 300 ton per hari. Saat ini kami juga sedang mengembangkan kapasitas satu PKS lainnya di Kaltim dari 30 ton per jam menjadi 60 per jam," kata Mukhlis Amiruddin dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Selasa (8/10/2019).

PKS yang diresmikan di Kalbar ini, menurut dia, makin menandai keberadaan DSNG di Kabupaten Sekadau sebagai perusahaan kelapa sawit yang terus berkembang dan tumbuh  bersama masyarakat.  PKS ini, tambahnya, mampu menampung seluruh TBS dari kebun inti DSNG dan juga dari masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Bupati Rupinus menyampaikan apresiasinya kepada PT AAN sebagai perusahaan kelapa sawit yang telah ikut membantu pembangunan daerah di Kabupaten Sekadau. Bupati berharap agar perusahaan dapat menjalin kemitraan yabg baik dengan masyarakat lokal, baik petani maupun tenaga kerja lokal dalam kebutuhan sumber daya manusia.

“Kami berharap perusahaan perkebunan di sini dapat membangun Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan taraf hidup petani serta masyarakat di Kabupaten Sekadau. Selain itu kami berharap agar masyarakat lokal juga ikut diperhatikan,” kata Bupati dalam sambutannya.

Menurut Bupati, pemerintah daerah selalu mendukung keberadaan perkebunan kelapa sawit swasta karena dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menampung tenaga kerja dan juga membayar pajak.

Sementara itu Kapolrea Sekadau, AKBP Anggon Salazar Tarmizi, mendukung keberadaan PKS milik PT AAN karena tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial ekonomi, tetapi juga memiliki aspek pembelajaran kepada masyarakat.

"Perusahaan jangan melupakan kewajiban dalam aspek pembelajaran bagi masyarakat, karena itu juga penting. Semoga pabrik ini bisa menunjang perekomomian di Setawar dan sekitarnya," kata Kapolres.

Kepala Desa Setawar, Agus, mengatakan berdirinya PKS memberikan peluang bagi masyarakat Desa Setawar untuk bisa maju dan sejahtera.

"Apa yang dilakukan PT AAN dalam merekrut tenaga kerja lokal kami nilai sudah sesuai prosedur. Mari bersama membangun daerah. Kami siap membantu kemajuan PT AAN," katanya. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit