infosawit

Pelaku Sawit Investasikan 1 juta Euro, Dukung Praktik Berkelanjutan di Ketapang



Pelaku Sawit Investasikan 1 juta Euro, Dukung Praktik Berkelanjutan di Ketapang

InfoSAWIT, Ketapang - Pada akhir Oktober 2019 lalu Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, telah menandatangani perjanjian dengan para pemangku kepentingan untuk mempromosikan produksi yang berkelanjutan, perlindungan hutan dan keikutsertaan petani. Skim kini dirancang oleh lembaga nirlaba Inisiatif Dagang Hijau (IDH) dalam kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang, berada di bawah strategi Produksi, Perlindungan, Penyertaan (PPI) di Kalimantan Barat.

Komitmen ini sekaligus untuk melestarikan keanekaragaman hayati seperti koridor Orangutan dalam area Nilai Konservasi Tinggi (HCV) dari beberapa konsesi kelapa sawit, yang terletak di dekat zona penyangga Taman Nasional Gunung Palung, Taman Nasional Gunung Tarak dan ekosistem hutan di sekitar Sungai Putri.

Produsen minyak sawit, PT Bumitama Gunajaya Agro dan investor industri agro, PT Varie Twelve telah berjanji untuk menginvestasikan 1 juta EUR dalam skim Compact. Kedua perusahaan ini bersama dengan produsen lain seperti PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) dan Goodhope berkomitmen untuk memproduksi minyak kelapa sawit berkelanjutan di wilayah yurisdiksi tersebut.

Dikatakan Bupati Ketapang, Martin Rantan, semua pihak mesti malakukan inovasi guna mewujudkan pemerintahan yang baik dan pertumbuhan ekonomi hijau di Kabupaten Ketapang.

“Skim Compact ini adalah salah satu upaya kami untuk berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan di Ketapang ,” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Direktur PT Bumitama Gunajaya Agro, Kamsen Saragih mengatakan, pihaknya telah mendukung skim Compact PPI Yurisdiksi sejak 2016 dan pada akhirnya skim itu resmi untuk diterapkan secara luas, ketika para pemangku kepentingan yang berbeda berkumpul bersama dan menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang mempromosikan produksi minyak sawit berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa kerangkanya memiliki potensi untuk melembagakan merek dagang Ketapang yang memproduksi minyak kelapa sawit secara bertanggung jawab di pasar global dan hasilnya akan dirasakan oleh semua orang, terutama masyarakat pedesaan yang membutuhkan pertumbuhan berkelanjutan." Kata Kamsen. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit