infosawit

Anggota RSPO Sepakat Tetapkan Standar Baru Petani Sawit Swadaya



Petani sawit swadaya penerima sertifkat RSPO
Anggota RSPO Sepakat Tetapkan Standar Baru Petani Sawit Swadaya

InfoSAWIT, BANGKOK - Setelah melakukan diskusi dan perdebatan yang produktif, akhirnya anggota lembaga nirlaba Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) mengakhiri 17th Annual Roundtable Conference on Sustainable Palm Oil (RT17) dan 16th Annual General Assembly (GA16), dengan membuat komitmen maju untuk mendukung yang lebih besar dimasukkannya petani sawit swadaya ke dalam rantai pasokan minyak sawit berkelanjutan, melalui penerapan Standar RSPO Independent Smallholder (ISH).

Standar ISH RSPO yang baru diadopsi menerapkan persyaratan sederhana, langsung, dan menjadi proses yang hemat biaya dengan mempertimbangkan keanekaragaman, kapasitas, dan insentif, sambil memastikan bahwa kriteria keberlanjutan inti ditegakkan.

Perencana Bisnis Surfaktan Global dan Pemimpin Keberlanjutan Palm Procter & Gamble UK, Girish Deshpande mengatakan, adanya standar ini memungkinkan untuk memenuhi target perusahaan. “Dengan adanya standar baru petani sawit swadaya ini menjadi kekuatan untuk kebaikan dan kekuatan untuk pertumbuhan, termasuk memenuhi target ambisi kami untuk , mendorong peningkatan mata pencaharian bagi petani kecil, " katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Rabu (6/11/2019).

Selain menerbitkan standar baru bagi petani, pada RT17 juga tercatat ada peluncuran inisiatif baru, Akademi Trainer Petani Kecil RSPO (STA) yang bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan sumber daya yang tersedia untuk petani kecil secara global. Dengan mengadopsi pendekatan 'melatih-pelatih', RSPO berharap dapat menjangkau petani kelapa sawit skala kecil dalam jumlah yang lebih besar melalui pelatihan praktik pertanian terbaik.

“Kita tidak bisa membiarkan petani sawit swadaya begitu saja. Mendukung mereka dengan pelatihan sangat penting untuk mengajak mereka membuat produksi minyak sawit secara berkelanjutan, ” tutur Ketua Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI), Narno Sayoto Irontiko. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit