infosawit

Industri Oleokimia Sawit Bisa Untuk Pengaspalan dan Penggemukan Sapi Perah



Industri Oleokimia Sawit Bisa Untuk Pengaspalan dan Penggemukan Sapi Perah

InfoSAWIT, JAKARTA – Dikatakan Prof. Tatang Hernas, Dosen Senior Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi (ITB) Bandung, menjelaskan keberpihakan pemerintah sangatlah diperlukan dalam mendorong industri oleokimia nasional. Ketika cadangan minyak bumi mulai habis, sebenarnya ada potensi dari minyak sawit untuk digunakan di sektor energi dan industri strategis.

Dicontohkan Tatang, Indonesia memiliki produk bernama glycerine pitch yang bernilai tambah tinggi dan mengurangi dampak lingkungan. Produksi Glycerine pitch di Indonesia mencapai 35 ribu ton per tahun yang dihasilkan dari proses produksi fatty alcohol. Jika diolah lebih lanjut, produk ini dapat dipakai untuk pengaspalan jalan.

“Tetapi, produk ini masih dikategorikan limbah B3 dan pelaku industri dikenakan biaya 400 dolar per ton untuk pembuangan. Kalau kategori B3 glycerine pitch diubah, maka nilai tambahnya dapat dimanfaatkan,” ujar Tatang dalam sebuah diskusi di Jakarta yang dihadiri InfoSAWIT, belum lama ini.

Selain itu, produk oleokimia dapat digunakan untuk pakan ternak. Prof. Lienda Handojo menjelaskan proses refining crude palm oil (CPO) akan menghasilkan sekitar  4% Palm Fatty Acid Distillate (PFAD). Produksi PFAD mencapai 1,6 juta ton pada 2018. Dari jumlah tadi, sekitar 1 juta ton dipakai untuk ekspor negara lain. Padahal, PFAD berpotensi sebagai  bahan baku pembuatan lemak kalsium yang berfungsi sebagai  suplemen hewan ternak ruminansia.

Pemanfaatan PFAD untuk pakan ternak punya nilai tambah antara lain meningkatkan perolehan susu sebesar 5-8%, mempercepat kenaikan berat badan pasca melahirkan, fertilitas dari sapi naik sekitar 23,6%,dan meningkatkan kadar lemak susu 0,2-0,3%. “Dengan menggunakan PFAD dalam pakan ternak sapi maupun ayam, maka peternak memperoleh harga pakan terjangkau dan kenaikan pendapatan berdasarkan riset yang kami uji,” paparnya.

Abun Lie menyebutkan peluang industri oleokimia tetap bagus pada 2020. Asalkan pemerintah memperkuat dukungan bagi industri ini karena bersifat padat modal dan teknologi. Pasar oleokimia juga dipengaruhi beberapa faktor seperti gaya hidup dan pertumbuhan populasi penduduk. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit