infosawit

Porsi Pendanaan Petani Sawit di BPDP-KS Masih Dianggap Kurang



Para Petani dari 4 organisasi petani sawit
Porsi Pendanaan Petani Sawit di BPDP-KS Masih Dianggap Kurang

InfoSAWIT, PONTIANAK – Dikatakan Wakil Ketua Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE), Pahala Sibuea, prosi dukungan pendanaan untuk petani kelapa sawit masih dianggap timpang.

Lantaran selama ini Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) lebih banyak mengalokasikan dananya untuk insentif penyediaan bahan bakar nabati berbasis minyak sawit (biodiesel).

“Kami mengharapkan porsi pendanaan BPDP-KS untuk petani sawit lebih diperbesar, lantaran kebutuhan petani masih sangat banyak, apalagi kontribusi petani terhadap produksi minyak sawit nasional tidak sedikit,” katanya dalam diskusi Indonesian Palm Oil Smallholders Conference & Expo (IPOSC) 2019 : Penguatan SDM dan Kelembagaan Petani Basis Kesuksesan Petani Sawit, di Pontianak, Kalimantan Barat, yang dihadiri InfoSAWIT, Rabu (27/11/2019).  

Lebih lanjut kata Pahala, padahal petani saat ini butuh banyak biaya, terutama untuk penguatan kelembagaan petani sawit swadaya, disamping untuk keperluan pendanaan dalam proses peremajaan sawit rakyat.

“Kami pernah membuat proposal peremajaan sawit tapi masih belum disetujui, bahkan ada permintaan kami ke BPDP-KS untuk memberikan informasi mengenai proses peremajaan sawit ke petani pernah diabaikan,” tandas dia. (T2)

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit