infosawit

Mengubah Janji Menjadi Aksi Untuk Minyak Sawit Berkelanjutan



Mengubah Janji Menjadi Aksi Untuk Minyak Sawit Berkelanjutan

InfoSAWIT, BANGKOK - Lebih dari 800 peserta dari berbagai negara dan sektor industri yang berhubungan dengan minyak sawit hadir dan berdiskusi untuk kembali memantapkan komitmen berkelajutan yang sudah disepakati menjadi aksi nyata.

Pertemuan tersebut mendorong untuk terus ditingkatkan kerjasama bersama antara produsen kelapa sawit dari sektor hulu (perkebunan) hingga pelaku sektor hilir kelapa sawit termasuk di dalamnya pelaku processor, retailer, dan trader, untuk menanggung tanggung jawab bersama dalam mewujudkan minyak kelapa sawit sebagai norma.

Acara yang dibungkus dengan tema “Tanggung Jawab Bersama: Mengubah Komitmen Menjadi Tindakan”, memberikan platform yang tepat untuk menggerakkan kesepakatan yang telah disahkan baru-baru ini dan penerapan aturan Tanggung Jawab Bersama untuk anggota.

Kendati ini bukan konsep baru untuk RSPO, namun lebih mendorong  Tanggung Jawab Bersama memperkuat Pedoman Perilaku untuk anggota dan memperluas jangkauan Prinsip dan Kriteria (P&C) 2018.

Ini sesuai dengan visi dan teori perubahan/Theory of Change (ToC) yang di adopsi RSPO, sebagai peta jalan untuk menunjukkan bagaimana cara lembaga nirlaba multistakesholder RSPO mampu mewujudkan visinya untuk menjadikan minyak kelapa sawit berkelanjutan sebagai suatu norma.

Jelas, visi ini perlu didukung seluruh para anggota dan mitra RSPO beserta pelaku lainnya, supaya RSPO bakal melaksanakan strategi-strategi dan kegiatan kunci untuk memicu terjadinya transformasi sektor minyak kelapa sawit.

Dalam cacatan RSPO, strategi ini dimaksudkan untuk membawa hasil langsung dalam bentuk semakin diadopsinya standar-standar RSPO, semakin transparan dan inklusifnya sistem RSPO, peningkatan jumlah minyak kelapa sawit berkelanjutan yang diserap pasar, dan meningkatnya keadaan/situasi yang memungkinkan bagi pencapaian visi tersebut.

Bila saja ToC ini dapat berjalan dengan baik maka akan terjadi perubahan di tempat-tempat paling penting di lapangan; suatu keadaan di mana kelapa sawit, lingkungan dan masyarakat setempat dapat hidup berdampingan dalam harmoni. ToC ini juga memberikan kerangka kerja untuk memantau, mengevaluasi, dan melaporkan efek-efek yang dapat dihasilkan dari penerapan P&C RSPO tersebut.

Tercatat proses perubahan di RSPO ditandai dengan adanya perkembangan dalam “Mobilisasi, Tindakan dan Transformasi”. Ini merupakan pilar utama dalam ToC RSPO dan didukung oleh konsep tanggung jawab bersama dan akuntabilitas atas hasil. (T2)

Lebih lengkap baca InfoSAWIT Cetak edisi Desember 2019

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit