infosawit

Memanfaatkan Potensi Perkebunan Kelapa Sawit, Samade Galang Kerjasama Strategis



Memanfaatkan Potensi Perkebunan Kelapa Sawit, Samade Galang Kerjasama Strategis

InfoSAWIT, RIAU - Pembinaan dan pemberdayaan petani sawit swadaya dalam kerangka kelembagaan sangat diperlukan, supaya petani sawit swadaya tidak memiliki pemikiran dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi tergantung pada hasil Tandan Buah Segar (TBS) sawit dan memperluas kebun yang dimilikinya, tetapi bagaimana menggali dan mengoptimalkan potensi perkebunan yang merupakan limbah menjadi sumber pendapatan dan bahkan menjadi penyedia lapangan kerja bagi masyarakat.

Potensi-potensi perkebunan kelapa sawit tersebbut bisa dioptimalkan bila terjadinya kemitraan strategis antara Lembaga Petani, Lembaga Peneliti dan Perusahaan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit.

Disela kegiatan Workshop Penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Sawit Dengan Pembuatan Arang Briket dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) yang diselenggarakan Asosoasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE), 8 Pebruari 2020, di Gedung Pertemuan PT Perkebunan Negara (PTPN) V, Pekanbaru, Samade melakukan kesepakatan (MoU) dengan pihak Lembaga Peneliti (PPKS) dan PTPN V.

Dalam MoU tersebut selain bersama-sama membina dan memberdayakan petani baik yang ada dalam binaan Samadae maupun PTPN V, juga samade meminta Peran PPKS dan dan PTPN V, sebagai tindak lanjut dari workshop Penguatan UMKM Sawit tersebut.

Kemitraan yang dibangun Samade dengan PPKS, sebagai konsultan pembuatan unit peralatan membuat arang Briket juga memberikan pelatihan dan kontrol untuk menjaga kualitas atau mutu dari arang briket

“Paling utama adalah peran kemitraan dari PTPN V, Samade mengharapkan keberlangsungan pasokan bahan baku tankos untuk keberlangsungan UMKM sawit ini dari PT PN V dan Perusahaan Besar Swasta yang bernaung di GAPKI,” kata Wakil Ketua Samade, Pahala Sibuea, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Kemitraan pun tidak terlepas dari penyandang dana, untuk itu kabarnya pihak petani sebagai mitra dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) akan menindaklanjuti MoU ini, supaya sesuai harapan dan antusias petani sebagai peserta workshop menginginkan secepat mungkin terlaksananya UMKM di kelompok tani atau KUD mereka. “Workshop Penguatan UMKM Sawit ini terselenggara dengan baik atas support dari BPDP-KS juga,” tandas Pahala. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit