infosawit

Sumut Terapkan Rencana Aksi Kelapa Sawit Berkelanjutan



Sumut Terapkan Rencana Aksi Kelapa Sawit Berkelanjutan

InfoSAWIT, JAKARTA - Faktanya Kelapa sawit komersial Indonesia berawal tahun 1911 di Sumatera Utara. Merujuk data Statistik Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara, nilai ekspor CPO Rata rata US$ 4 milyar per tahun selama periode 2012-2017. Mampu menyerap 702 ribu pekerja di kebun dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Lantas memiliki 14 kabupaten sentra kelapa sawit.

Tercatat luas perkebunan kelapa sawit di Sumatera Utara mencapai 1.256.808 ha, dimana seluas 505.882,84 ha atau sektar 40% dikelola oleh perusahaan perkebunan swasta, sekitar 26% atau setara 321,663,85 ha dikelola perusahaan perkebunan negara dan sebanyak 34% setara 429.261,31 ha merupakan perkebunan sawit rakyat.

Dimana produksi minyak sawit sebanyak 1.456.710,07 ton berasal dari perkebunan kelapa sawit rakyat, sementara sebanyak 2.965.333,85 ton berasal dari perkebunan kelapa sawit swasta dan negara.

Guna membangun potensi kelapa sawit berkelanjutan, merujuk informasi yang didapat InfoSAWIT, pemerintah Sumatera Utara telah membentuk Forum Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FoKSBI) yang dikoordinasikan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini sesuai SK Gubernur Sumatera Utara No 188 44 343 /2018 tanggal 7 November 2018. Beleid ini juga sebagai bukti komitmen dalam pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia dan pencapaian SDGs.

Lebih lengkap baca InfoSAWIT cetak edisi Desember 2019

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit