infosawit

Sanksi Alih Fungsikan Lahan Pertanian



Sanksi Alih Fungsikan Lahan Pertanian

PENAJAM PASER UTARA – Pengalih fungsian lahan pertanian menjadi areal perkebunan kelapa sawit oleh petani di Kabupaten Penajem Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mendapat tanggapan serius dari Dinas Pertanian dan Peternakan daerah setempat.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Penajam Paser Utara, Joko Dwi Febrianto mengatakan, dinas terkait akan memberikan sanksi kepada petani yang mengalihfungsikan lahan pertanian menjadi perkebunan sawit.

Sanksi tersebut dapat diterapkan jika mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan.

Lanjutnya katanya, walaupun peraturan daerah (Perda) tentang alih fungsi lahan belum ada, namun Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melalui Satuan Polisi Pamong Praja dapat memberikan tindakan tegas kepada petani yang melanggar aturan alih fungsi lahan tersebut. Karena lahan pertanian tersebut sudah ditetapkan sebagai daerah irigasi atau pertanian.

"Rancangan perda-nya sementara masih disusun dan tahun ini kami sudah anggarkan. Semoga, pada 2015 sudah bisa disahkan menjadi perda oleh dewan. Tapi, sanksi berupa pencabutan tanaman sawit itu bisa kami lakukan karena aturan tentang alih fungsi lahan sudah ada kemudian diperkuat oleh Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 1 tahun 2013," jelasnya, Rabu (31/12/2014), seperti ditulis Rima News. (T3)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit