infosawit

STANDAR BARU PETANI SAWIT SWADAYA RSPO RESMI DIADOPSI



STANDAR BARU PETANI SAWIT SWADAYA RSPO RESMI DIADOPSI

RSPO Independent Smallholder Standard (RISS) pun resmi disahkan. Harapannya pelibatan petani sawit swadaya dalam penerapan praktik kelapa sawit berkelanjutan bisa terus meningkat.

Setelah melakukan diskusi dan perdebatan yang produktif, anggota lembaga nirlaba Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) mengakhiri 17th Annual Roundtable Conference on Sustainable Palm Oil (RT17) dan 16th Annual General Assembly (GA16), dengan membuat komitmen maju untuk mendukung yang lebih besar dimasukkannya petani sawit swadaya ke dalam rantai pasokan minyak sawit berkelanjutan melalui penerapan Standar RSPO Independent Smallholder (RISS).

RISS yang baru diadopsi menerapkan persyaratan bertahap dan lebih inklusif untuk petani swadaya dengan mempertimbangkan keanekaragaman, kapasitas, dan insentif serta memastikan kriteria keberlanjutan dapat terpenuhi.

Upaya pembuatan standar  RSPO untuk petani swadaya ini sebagai bukti bahwa RSPO mengakui pentingnya posisi petani dan adanya kebutuhan untuk meningkatkan peran serta petani dalam sistem RSPO.

Pengesahan standar ini melalui proses panjang, dimulai pada 14 Juni 2017, Dewan Gubernur RSPO telah mengamanatkan dilakukannya penyederhanaan sistem dan standar sertifikasi RSPO (prinsip, kriteria, dan indikator) agar dapat semakin memenuhi kebutuhan petani.

Lantas, pada tahun 2018, Teori Perubahan (Theory of Change atau “ToC”) RSPO telah mengidentifikasi sasaran pengikutsertaan petani dalam jumlah yang lebih banyak untuk masuk ke dalam sistem demi produksi dan mata pencaharian yang berkelanjutan.

Standar Petani Swadaya (Independent Smallholder  . . . 


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit