infosawit

HARGA CPO TAHUN 2020 BERFLUKTUASI CENDERUNG STAGNAN US$ 650/TON DI KUARTAL PERTAMA



HARGA CPO TAHUN 2020 BERFLUKTUASI CENDERUNG STAGNAN  US$ 650/TON DI KUARTAL PERTAMA

Harga minyak sawit mentah atawa CPO yang terus berfluktuasi di awal tahun 2020 ini, membawa gairah baru bagi bisnis licin ini. Harga yang sempat meroket hingga US$ 729 per ton di pasar bursa berjangka beberapa waktu lalu, diharapkan banyak pelaku usaha CPO untuk terus naik. Namun, kondisi bursa berjangka akhir-akhir ini, menunjukan indikator harga jual CPO yang stagnan.

Kabar terbaru, pada akhir Januari 2020 lalu, dari Bursa Malaysia Derivatif Exchange, menunjukan harga jual CPO sebesar RM 2.723, dengan nilai kurs Dolar Amerika sebesar 0,24/US$, maka harga CPO pada pengiriman bulan April 2020, sebesar US$ 664 per ton. Bila dibandingkan harga pada awal 2020 sebesar RM 3.130 atau sekitar US$ 729 per ton, maka harga telah longsor sebesar US$ 65 per ton (Baca Majalah InfoSAWIT: Editorial InfoSAWIT edisi Januari 2020).

Awalnya, geliat pasar CPO pada akhir tahun 2019 dan awal tahun 2020, ditandai dengan pasar Indonesia, yang mengonsumsi banyak CPO sebagai bahan baku minyak makanan dan non makanan, memang akan menggunakan lebih banyak CPO di tahun 2020 ini. Penggunaan Biodiesel secara mandatori B30, diprediksi akan meningkatkan konsumsi CPO tahun ini, sekitar 6 ton hingga 9 juta ton.

Meningkatnya konsumsi CPO Indonesia pada 2020 ini, secara otomatis akan menggeser beberapa pasar impor pengguna CPO yang bergantung kepada Indonesia. Terutama pasar Uni Eropa, yang semakin ketat mengatur penggunaan CPO di pasarnya. Kendati sering mendapat


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit