infosawit

TARGET PRODUKSI NAIK 15%, PASKA CISADANE SAWIT RAYA MASUK BURSA



TARGET PRODUKSI NAIK 15%, PASKA CISADANE SAWIT RAYA MASUK BURSA

Paska resmi masuk Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Cisadane Sawit Raya Tbk., menargetkan produksi TBS Perseroan naik 15%.

PT Cisadane Sawit Raya Tbk. (“Perseroan”), kelompok usaha yang bergerak di bidang perkebunan dan industri kelapa sawit, resmi melakukan Pencatatan Perdana Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 9 Januari 2020 lalu. Emiten berkode saham “CSRA” ini menjadi perusahaan tercatat ke-3 pada tahun 2020 di BEI.

Direktur Utama PT Cisadane Sawit Raya Tbk., Gita Sapta Adi mengatakan, langkah ini menjadi perjalanan penting bagi perseroan untuk menjadi perusahaan publik yang transparan dan bertanggung jawab kepada seluruh stakeholders. “Serta dalam menjalankan bisnis ke depan,” katanya.

Dalam Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering, IPO), Perseroan melepas sebanyak 410 juta saham setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga saham sebesar Rp 125 per saham. Perseroan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Tercatat ada lebih dari 760 pemegang saham yang telah berpartisipasi dengan berinvestasi di saham CSRA. Rencananya, dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan untuk modal kerja Perseroan.

Direktur PT Cisadane Sawit Raya Tbk., Seman Sendjaja menambahkan, dana yang dihimpun dari masyarakat melalui proses IPO ini akan mendorong pertumbuhan dan pengembangan bisnis CSRA sehingga semakin baik di masa mendatang. “Kami informasikan bahwa CSRA mengalami oversubscribed lebih dari 3 kali setelah masa penawaran umum yang berlangsung,” kata Seman.

Masa penawaran awal IPO ini telah berlangsung pada 31  . . .


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit