infosawit

Sosial Impact Assesment di Perkebunan Kelapa Sawit



Sosial Impact Assesment di Perkebunan Kelapa Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Sejatinya pelaku usaha perkebunan kelapa sawit harus sadar dan memahami wilayah yang dijadikan tempat perusahaan beroperasi, sekaligus sebagai cara untuk menjaga keberlangsungan lingkungan alam guna menjamin keberlanjutan kehidupan manusia, bumi, dan isinya.

Maka itu, dalam pengembangan operasionalnya mesti melibatkan para pemangku kepentingan dan masyarakat luas. Lantaran kegiatan pembangunan di suatu wilayah senantiasa akan menimbulkan dampak, salah satunya dampak sosial.

Melalui tahapan Social Impact Assessment (SIA), dampak sosial yang ditimbulkan dari pembangunan dan pengelolaan perkebunan kelapa sawit baik dari sisi positif dan dari sisi negatif dapat dikenali, dipahami, dan dikelola. Dampak dari berbagai sisi membuat perusahaan mampu mengembangkan konsep strategi yang tepat dalam mengelola dampak sosial dan mengantisipasi terhadap resiko – resiko tentang sosial dan permasalahannya.

Dampak sosial yang diterima oleh perusahaan di wilayahnya bisa “advancing benefits” (meningkatkan dampak sosial positif) dan “mitigating adverse effect” (memitigasi dampak sosial negatif). Maka dari itu untuk perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki itikad baik dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memelihara harmonisasi dengan masyarakat setempat, sudah pasti dari awal akan melakukan tahapan SIA yang  bertujuan memetakan potensi dan resistansi masyarakat dan lingkungan pada suatu wilayah. Sehingga pada akhirnya, dampak positif atau advancing benefits, bisa dirasakan masyarakat. (Edwin Leonard Armany / Staff Social, Security, & License Gama Plantation)

Terbit pada Majalah InfoSAWIT Edisi Fabruari 2020


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit