infosawit

Bank ING Diduga Biayai Perkebunan Kelapa Sawit Pelanggar Hak Asasi dan Lingkungan



Ilustrasi Perkebunan Kelapa Sawit
Bank ING Diduga Biayai Perkebunan Kelapa Sawit Pelanggar Hak Asasi dan Lingkungan

InfoSAWIT, AMSTERDAM – Oragnisasi Pemerintah Belanda, Organization of Economic Co-operation and Development (OECD) dikabarkan akan mempertimbangkan pengaduan dari tiga Lembaga Nirlaba atas dugaan keterlibatan perusahaan perbankan ING Groep NV’s dalam industri minyak sawit.

Tiga organisasi sipil, Dutch Milieudefensie, Liberian SDI dan Walhi Indonesia, pada Juli 2019 lalu menuding perbankan Belanda tersebut membiayai perusahaan perkebunan kelapa sawit yang diduga melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan berdampak pada lingkungan.

Kelompok yang beranggotakan 28 orang tersebut prihatin dengan tingkat keberlanjutan di industri sawit. Dikatakan juru kampanye dari Milieudefensie, Anne Wijers, ING telah berjanji untuk terlibat, tetapi pihaknya belum melihat perubahan di lapangan. Sementara ING telah menerima tawaran OECD untuk mengatur pembicaraan dengan lemba nirlaba yang mengadukan isu tersebut, juru bicara dari ING menambahkan bahwa OECD belum menerbitkan kesimpulan tentang masalah tersebut.

Dikutip dari The Straits Times, pedoman OECD tidak mengikat perusahaan secara hukum. Lembaga tersebut hanya menangani keluhan “biasanya melalui mediasi atau praktik pendamaian lainnya,” katanya dari situs resmi perusahaan. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit