infosawit

Realisasi Penyaluran Dana Peremajaan Sawit Rakyat Capai Rp 2,7 Triliun



Realisasi Penyaluran Dana Peremajaan Sawit Rakyat Capai Rp 2,7 Triliun

InfoSAWIT, JAKARTA – Penerapan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang mendapat dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS), terus berjalan. Merujuk data dari Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, sampai April 2020 telah mencapai 157.358 ha (berdasarkan hasil rekomendasi teknis dari Ditjenbun).

Dikatakan Dirjen Perkebunan, Kementan, Kasdi Subagyono, sampai saat ini penyaluran dana untuk Program Peremajaan Sawit Rakyat periode 2017-2020 tercatat telah mencapai Rp 2,7 triliun. lebih lanjut kata Kasdi, penyaluran dana itu untuk areal seluas 108.123 ha dengan melibatkan sebanyak 838 Kelompok Tani, KUD atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Samentara Untuk realisasi berdasarkan Rekomtek di 2020 mencapai sekitar 20.469 ha dari target seluas 180 ribu ha atau realisasinya hanya sekitar 11,37% dari target yang telah ditetapkan tersebut.

Untuk itu guna mempercepat penerapan peremajaan sawit rakyat, pihak Kementerian Pertanain telah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan akan menerapkan persyaratan lebih mudah, bila sebelumnya terdapat 8 persyaratan, maka di 2020 ini syarat itu akan hanya ada 2 saja.

“Kedua syarat itu petani harus memiliki kelembagaan seperti KUD, Kelompok Tani atau Gapoktan, lantas lahan sawit yang digarap memiliki alas legalitas yang jelas,” katanya dalam diskuis virtual yang diikuti InfoSAWIT, Kamis (14/5/2020).

Hanya saja persyaratan ini masih dalam proses penerbitan kebijakan yang telah disepakati antara Kementerian Pertanian dan BPDP-KS. “Kebijakan ini tinggal menuggu di teken saja,” kata Kasdi menjelaskan. (T2)

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit