infosawit

GAPKI SUMBAR: Industri Kelapa Sawit Sumbar Tetap Beroperasi Normal



Ketua GAPKI Sumbar/ Bambang Wiguritno
GAPKI SUMBAR: Industri Kelapa Sawit Sumbar Tetap Beroperasi Normal

InfoSAWIT, JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 operasional industri sawit di Sumatera Barat tetap berjalan normal. Demikian penuturan Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia(GAPKI) Cabang Sumatera Barat (Sumbar), Bambang Wiguritno melalui konferensi pers online, Rabu (20/5/2020) yang dihadiri InfoSAWIT. “Sejauh ini tidak ada pengaruh kepada industri kelapa sawit di Sumbar,” ujarnya.

Kegiatan operasional maupun produktivitas perusahaan juga tidak terganggu. Begitu pula dengan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang masih berada di level yang baik, kendati ada dimasa Covid-19, distribusi Crude Palm Oil (CPO) pun tetap lancar dan berjalan seperti biasa. Selain karena termasuk komoditas yang strategis, kelancaran transportasi ini didukung juga oleh kelengkapan yang dipenuhi perusahaan kelapa sawit di Sumbar dalam bentuk pemilikan surat ijin operasional dan mobilitas yang diterbitkan Departemen Perindustrian.

Kendati tidak terpengaruh Covid-19, menurut Bambang, para pengusaha kelapa sawit di Sumbar tetap waspada. Protokol operasional perkebunan kelapa sawit yang disusun dan diintruksikan dari GAPKI pusat sudah disosialisasikan dan diterapkan dengan disiplin ketat. “Penerapan protokol tersebut meliputi penggunaan masker, cuci tangan, pembatasan keluar-masuk kebun, dan penyemprotan disinfektan di beberapa wilayah,” katanya.

 

Bekerjasama Dengan Pemerintah

Dalam rangka mencegah dan mengurangi dampak di masyarakat, Gapki Sumbar juga terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19. Bambang menyampaikan bahwa sampai sejauh ini setidaknya sudah sebanyak Rp 2,7 miliar total sumbangan GAPKI Sumbar dan perusahaan-perusahaan kelapa sawit yang tergabung dalam GAPKI Sumbar.

“Nilainya masih bisa terus bertambah. Donasi tersebut diserahkan baik ke rumah sakit berupa alat pelindung diri (APD) dan masker maupun bantuan sembako ke masyarakat sekitar,” kata Bambang

Dia juga berharap pemerintah terus mendukung kelancaran proses produksi dan distribusi sawit di Sumbar sehingga tetap berjalan seperti biasa di tengah masa pembatasan social berskala besar (PSBB). Karena, menurutnya, tanpa dukungan dari pemerintah produksi sawit di Sumbar tidak dapat berjalan secara optimal.

“Kerja sama ini telah berjalan dengan baik. Jauh sebelum pandemi pun, dukungan pemerintah sangat dirasakan manfaatnya,” tandas Bambang. (T2)

Untuk InfoSAWIT berbahasa Inggris Buka: https://palmoilmagazine.com/  


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit