infosawit

Produsen Sawit Usul Standar Tunggal 3-mcpd



Produsen Sawit Usul Standar Tunggal 3-mcpd

Uni Eropa Saat ini sedang mengusulkan standar keamanan pangan untuk minyak nabati terkait penentuan batas maksimal jumlah 3-monochloropropanediol (3-MCPD) yang dibebaskan dan 3-MCPD metil ester, dikenal sebagai 3-MCPD, dalam makanan dan kandungan makanan. Rencananya akan ditetapkan menjadi dua kelompok standar, untuk soft oil dan hard oil. Dilain pihak negara produsen minyak sawit sepakat untuk diterapkannya standar tunggal.

Keamanan pangan kian terus menjadi sorotan, yang terbaru terkait 3-monochlorpro-pandiol ester (3-MCPD Ester) dan glycidyl esters (GE). Dalam sebuah penelitian di Uni Eropa mencatat minyak sawit mengandung 3-MCPD Ester dan GE yang tertinggi diantara minyak nabati lainnya.

Senyawa 3-MCPD merupakan senyawa hasil hidrolisis 3-MCPD ester yang memiliki efek negatif terhadap kesehatan saat dilakukan pada hewan percobaan. Sementara menurut International Agency for Research on Cancer (IARC), senyawa 3-MCPD kemungkinan juga bersifat karsinogenik bagi manusia.

Sebelumnya Uni Eropa telah menetapkan kebijakan 1 ppm untuk GE, saat ini pihak Uni Eropa sedang mengusulkan peraturan terkait level 3-MCPD sebagai batas aman untuk minyak sawit. Dimana usulan batas level aman 3-MCPD untuk minyak nabati olahan lainnya (termasuk minyak pomace zaitun), minyak ikan, dan minyak-minyak organisme laut dan campuran minyak dan lemak dengan minyak dan lemak hanya dari kategori ini adalah mencapai 2,5 ppm.

Sementara batas 3-MCPD untuk minyak mentah, minyak olahan, dan lemak dari kedelai, bunga matahari, rapeseed, jagung, zaitun (kecuali minyak pomace zaitun), kelapa, dan minyak inti kelapa sawit dan campuran minyak dan lemak dari kedua kategori ini, diusulkan mencapai 1,5 ppm.

Adanya usulan pembedaan batas aman 3-MCPD untuk minyak nabati tersebut,.....

Rubrik FOKUS Edisi Maret 2020 Majalah InfoSAWIT Cetak


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit