InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.050/kg pada Selasa (29/9/2026), dengan demikian harga CPO turun Rp.25/Kg atau turun sekitar 0,17% dibandingkan harga CPO pada Senin (28/9/2026) yang mencapai Rp. 15.075/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Belawan ditetapkan Rp. 15.050/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku dibuka Rp. 14.800/Kg. Harga CPO Franco Teluk Bayur ditetapka Rp. 14.710/Kg.
Harga minyak sawit mentah (CPO) berjangka di Bursa Malaysia Derivatives kembali melemah pada perdagangan Selasa, (29/9/2026), mencatat penurunan untuk sesi ketiga berturut-turut. Tekanan pasar membawa kontrak acuan ke level terendah dalam delapan pekan, dipengaruhi pelemahan minyak nabati pesaing serta ekspektasi meningkatnya stok sawit Malaysia pada September.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Rp36,41 per Kg, Umur 9 Tahun Jadi Rp3.912,29
Dilansir Reuters, harga kontrak CPO untuk pengiriman Desember 2026 tercatat turun RM35 per ton atau turun sekitar 0,75 persen menjadi RM4.629 per ton hingga jeda perdagangan tengah hari di Bursa Malaysia Derivatives Exchange. Jika dikonversikan berdasarkan kurs yang tercantum dalam laporan sumber, nilainya sekitar US$1.134,56 per ton.
Tekanan juga datang dari proyeksi ekspor produk sawit Malaysia. Berdasarkan data surveyor kargo Intertek Testing Services dan AmSpec Agri Malaysia, ekspor produk sawit Malaysia selama periode 1–25 September diperkirakan turun sekitar 15,1–24,3 persen dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya.
Penurunan ekspor tersebut menjadi perhatian pasar karena terjadi ketika produksi sawit Malaysia relatif tinggi. Sebelumnya, persediaan minyak sawit Malaysia pada akhir Agustus telah meningkat ke level tertinggi dalam delapan bulan.
BACA JUGA: UU Reforma Agraria dan Prospek Investasi Kelapa Sawit
Kombinasi antara produksi tinggi dan ekspor yang lebih rendah berpotensi menjaga persediaan pada level tinggi. Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan pelaku pasar dalam menentukan posisi perdagangan CPO.
Sementara, pergerakan harga CPO juga mendapat tekanan dari pasar minyak nabati lainnya. Kontrak minyak kedelai atau soyoil paling aktif di Dalian turun 0,23 persen, sementara kontrak minyak sawit Dalian melemah lebih dalam, yakni 1,04 persen. Namun, harga soyoil di Chicago Board of Trade justru bergerak naik 0,72 persen.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Selasa (29/9/2026):
BACA JUGA: Aksi Sigap Petani Sawit Swadaya Menjaga Kehidupan Dari Kebakaran Lahan
CPO_____
Loco PKS Luwu – No Bidder
CIF Pel. Gresik Rp. 15.050 (WD). Penawaran Rp. 14.789-WNI
FOB Talang Duku Rp. 14.800-PSCOI
Franco Teluk Bayur Rp. 14.710-WIRA
Franco Belawan Rp. 15.050-EOP
Loco PKS Bekri – No Bidder
Loco PKS Sei Tapung Rp. 14.811 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.641-AGM
Loco PKS Ngabang Rp. 14.675-EUP
Loco PKS Parindu Rp. 14.660-EUP
CPKO_____
Franco Kuala Tanjung Rp. 28.000-PMI
FOB Palembang Rp. 27.337-AMJP
PK_____
Franco Belawan Rp. 13.171 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 12.988-SMART
(T2)
