Petani Dukung Harga TBS Sawit Tak Diganjal Pajak Supaya Melangit

oleh -6.424 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT

Senada dikatakan Ketua Aspekpir, Setiyono, kondisi sawit di tingkat petani sudah sangat memprihatinkan, kedati tidak menyalahkan pemerintah dengan menerapkan kebijakan yang diambil. Sebelumnya kondisi serupa juga pernah terjadi pada 2008 silam, namun kondisinya saat ini sangat parah lantaran harga TBS Sawit yang sebelumnya Rp 4.000/kg menjadi hanya sekitar Rp 400/Kg.

“Kami tahu ini pernah terjadi di 2008, namun kondisi saat ini lebih berdampak parah, karena saat ini ditengarai ada perusahaan yang memanfaatkan dengan situasi seperti ini, utamanya perusahaan minyak goreng sawit,” kata Setiyono.

Kata Setiyono, terkait minyak goreng semestinya bisa dilakukan dengan penerapan Bantuan Langsung Tunai (BLT), supaya tidak terjadi penyimpangan. Sebab bila yang dilakukan subsidi terhadap produk atau barang, maka barang yang disubsidi akan hilang di pasaran.

Menurut pantauan Serikat Petani kelapa Sawit (SPKS) di 14 Kabupaten dan 5 Provinsi, harga TBS Sawit terus mengalami penurunan harga yang sangat dalam. Diungkapkan Kepala Bidang Organisasi dan Anggota SPKS, Sabarudin, dengan adanya pencabutan sementara PE minyak sawit sesuai regulasi PMK no 115/2022, belum bisa menjadi solusi dalam meningkatkan harga TBS Sawit petani.

Bahkan kata dia, pihaknya juga sedang meluncurkan petisi digital guna mencabut kebijakan Pungutan ekspor dan Bea Keluar (BK) CPO.

Lebih lanjut tutur Sabarudin, kebijakan pencabutan ini dianggap terlambat karena harga sudah di bawah Rp 1.000/kg. “Terlebih saat ini tata kelola kebun sawit ditingkat petani sudah tidak lagi diperhatikan, apalagi ada kebijakan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang juga membutuhkan dukungan dari petani kelapa sawit,” katanya.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com