Indonesia Pertimbangkan Ekspor Benih Sawit Ke India

oleh -5.940 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi bibit sawit unggul.

InfoSAWIT, JAKARTA – Disaat sekitar ribuan petani ingin beralih ke komoditas kelapa sawit, ketersediaan bibit sawit unggul justru terbatas, dan guna mempersiapkannya butuh waktu proses panjang yang memakan waktu hampir satu tahun.

Perusahaan yang beroperasi di Telangana mengimpor 12,5 juta kecambah 2021 lalu dan membuat bibit sawit untuk sekitar 200.000 hektar untuk tahun 2022 ini, kata seorang pejabat TS Oilfed lembaga milik negara, importir kecambah terbesar di negara itu.

Negara tersebut bertujuan untuk mengimpor 15 juta kecambah di 2022, terutama didapat dari Indonesia, Malaysia, Thailand dan Kosta Rika dan akan terus meningkat hingga 50 juta untuk tahun depan guna mencapai target, katanya dilansir Reuters.

BACA JUGA: MPOC Koreksi Prediksi Produksi CPO Malaysia 2022 Jadi 18,3 juta ton

Sayangnya hanya segelintir perusahaan yang memasok kecambah.

“Ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba menyusul reli harga minyak sawit. Perusahaan tidak dapat memasok sebanyak yang kami butuhkan tahun ini,” kata Sougata Niyogi, seorang pejabat tinggi di Godrej Agrovet.

Sementara diungkapkan Direktur Perbenihan Perkebunan Ditjen Perkebunan Kementan, M Saleh Mokhtar, tercatat sampai saat ini ada usulan sekitar 16 juta benih sawit untuk di ekspor dan sampai Desember diperkirakan bakal ada sekitar 20 juta benih sawit yang siap ekspor.

BACA JUGA: Awas Benih sawit Palsu (tak Bersertifikat) Masih Beredar

“Namun usulan ini masih dalam pertimbangan kami, kendati secara administrasi sudah dilakukan, pertimbangan ini muncul karena permintaan paling banyak berasal dari India, mungkin sebagai upaya dalam target mereka membangun kebun sawit,” katanya saat membuka acara Seminar Nasional Planter Indonesia (SNPI) 2022 di Bandung, dihadiri InfoSAWIT.

Lebih lanjut kata Saleh Mokhtar, bila hendak mengembangkan kebun sawit seluas 2 juta ha maka akan membutuhkan sekitar 287 juta benih sawit, secara kapasitas terpasang benih sawit di Indonesia masih bisa terpenuhi, hanya saja kata Saleh Mokhtar, pihaknya masih menimbang dampak dari eskpor benih sawit itu terhadap industri kelapa sawit nasional. “Terkait dengan ekspor mudah-mudahan akan ada keputusan terbaik,” pungkas Saleh. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com