BPDP Siapkan SDM Sawit Berdaya Saing, Seleksi Lembaga 2026 Dimulai

oleh -1.292 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT

InfoSAWIT, JAKARTA – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menggelar sosialisasi Seleksi Calon Lembaga Penyelenggara Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit tahun 2026, Selasa, 26 November 2025. Kegiatan ini menjadi langkah awal BPDP dalam memastikan kualitas mitra pelaksana program penguatan SDM sawit nasional.

Sosialisasi tersebut dihadiri Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Komite Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (PKS), jajaran manajemen BPDP, serta pimpinan lembaga pendidikan dan pelatihan dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara dibuka oleh Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penguatan SDM merupakan fondasi utama bagi terwujudnya industri kelapa sawit yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

BACA JUGA: Warga Desa di Lhoksukon Tempuh Puluhan Kilometer Cari Gas Elpiji 3 Kg, SPKS Aceh Desak Evaluasi Distribusi

“Industri sawit tidak hanya membutuhkan teknologi dan modal, tetapi juga SDM yang kompeten dan berintegritas. Program pengembangan SDM menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan sektor ini,” ujar Alfansyah, dlansir InfoSAWIT dari BPDP, Selasa (16/12/2025).

Usai sambutan, sosialisasi dilanjutkan dengan dua sesi pemaparan. Sesi pertama disampaikan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian yang mengulas mekanisme seleksi calon lembaga penyelenggara. Paparan tersebut disampaikan Mula Putera, Koordinator Pengembangan Kelapa Sawit Ditjen Perkebunan.

Sesi kedua menghadirkan penjelasan dari Komite Pengembangan SDM PKS dan BPDP terkait kriteria lembaga penyelenggara, pedoman penilaian, serta tata cara pengusulan proposal. Materi ini disampaikan oleh Plt. Kepala Divisi Penyaluran Dana Pengembangan SDM Perkebunan BPDP, Lucki Bagus, serta Ketua Komite Pengembangan SDM PKS, Darmansyah Basarudin.

BACA JUGA: Prof. Chairil Anwar Siregar: Ajak Jangan Buru-Buru Salahkan Sawit, Ketika Langit Menurunkan Murkanya

Dalam kesempatan tersebut, BPDP juga menyampaikan apresiasi kepada Komite Pengembangan SDM PKS yang beranggotakan tujuh perwakilan dari unsur pemerintah, praktisi, dan asosiasi. Komite ini berperan strategis dalam melakukan penilaian dan memberikan rekomendasi terhadap proposal lembaga penyelenggara, sekaligus melaksanakan monitoring dan evaluasi program.

Materi sosialisasi turut menegaskan pentingnya penguatan sektor sawit dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang baik dinilai mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga pekebun, memperluas lapangan kerja, serta mendorong inovasi, termasuk pemanfaatan limbah sawit menjadi produk bernilai tambah. Praktik budidaya berkelanjutan juga disebut dapat mengoptimalkan produktivitas sekaligus menekan emisi dan menjaga kelestarian lingkungan.

Pihak BPDP menjelaskan bahwa Program Pengembangan SDM PKS mencakup bantuan pendidikan melalui skema beasiswa serta program pelatihan. Pada 2025, pendanaan pelatihan disalurkan kepada 10.786 peserta, sementara pendanaan beasiswa diberikan kepada 4.000 mahasiswa. Sejak program ini berjalan pada 2016 hingga 2024, tercatat sebanyak 3.910 mahasiswa telah lulus dari program beasiswa, dan lebih dari 30.000 peserta mengikuti berbagai pelatihan di sektor perkebunan sawit.

BACA JUGA: Perdebatan Ekspansi Sawit Mengemuka, Akademisi Ingatkan Batas Fungsi Ekologis

Seleksi calon lembaga penyelenggara Program Pengembangan SDM PKS 2026 secara resmi telah dibuka. Batas akhir penyampaian proposal ditetapkan pada 12 Januari 2026 pukul 23.59 WIB. BPDP menargetkan pada 2026 terjadi peningkatan kualitas mitra pelaksana seiring dengan perluasan dan peningkatan sasaran penerima manfaat program. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com