Harga CPO KPBN Inacom Masih Withdraw pada Rabu (8/7), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Menguat

oleh -395 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom di Jakarta.

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi Withdraw (WD), dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.589/kg pada Rabu (8/7/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 010/Kg atau naik sekitar 0,65% dibandingkan harga CPO penawaran tertinggi pada Selasa (7/7/2026) yang mencapai Rp. 15.488/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Franco Dumai dibuka Rp. 15.650/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawran tertinggi Rp. 15.488/kg. Harga CPO FOB Talang Duku dibuka Rp. 15.520/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawran tertinggi Rp. 15.314/kg. Harga CPO Loco PKS Parindu & Ngabang dibuka Rp. 15.300/Kg, , namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawran tertinggi Rp. 15.138/kg.

Harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives kembali menguat pada perdagangan Rabu (8/7/2026), bahkan mencatat level penutupan tertinggi dalam dua pekan. Penguatan tersebut didorong oleh kenaikan harga minyak nabati pesaing serta reli harga minyak mentah dunia yang dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Kalteng Periode II-Juni 2026 Naik Rp14,91 per Kg

Dilansir Reuters, Rabu (8/7/2026), kontrak CPO acuan untuk pengiriman September 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup naik RM61 per ton atau naik sekitar 1,34 persen menjadi RM4.608 per ton metrik. Level tersebut menjadi penutupan tertinggi sejak 24 Juni 2026.

Kenaikan harga CPO terjadi seiring menguatnya pasar minyak nabati global. Di Bursa Dalian, kontrak minyak kedelai (soyoil) paling aktif naik 0,61 persen, sementara kontrak minyak sawit menguat 0,38 persen. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) melonjak hingga 2,19 persen.

Selain itu, investor juga mulai melakukan penyesuaian posisi (position squaring) menjelang rilis laporan bulanan pasokan dan permintaan minyak sawit dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB). Laporan tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu penentu arah pergerakan harga CPO dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA: Arah Kebijakan Industri Sawit 2026: Pemerintah Fokus Tingkatkan Produktivitas, Hilirisasi, dan Perkuat Peran Petani

Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Rabu (8/7/2026):

CPO_____

Franco Dumai Rp. 15.650 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.589-EUP

Franco Teluk Bayur Rp. 15.520 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.314-WNI

Loco Luwu – No Bidder

Loco PKS Parindu & Ngabang Rp. 15.300 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.239-EUP

Loco PKS Kembayan Rp. 15.200 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.139-EUP

 

CPKO_____

Franco Dumai Rp. 30.350-IBP

FOB Palembang Rp. 29.600-IKIN, AMJP

FOB Lampung Rp. 29.552-AMJP

 

PK_____

Loco PKS Pagar Merbau Rp. 13.727-SMART

Loco PKS Kuala Sawit Rp. 13.599-MM

Loco PKS Sawit Seberang Rp. 13.683-MM

Loco PKS T. Lebar Rp. 12.917 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 12.100- AMJP

(T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com