Kejagung Periksa Dua Perusahaan Sawit dalam Kasus Manipulasi Ekspor Sawit

oleh -341 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Pres konferensi Kejagung periksa PT Salim Ivo Mas Pratama dan PT Ivo Mas Tunggal.

InfoSAWIT, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan hingga saat ini belum menemukan fakta maupun alat bukti yang menunjukkan keterlibatan PT Salim Ivo Mas Pratama dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait manipulasi nilai ekspor produk sawit yang tengah disidik.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus), Syarief Sulaiman Nahdi, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pendalaman penyidik, perusahaan tersebut diketahui memasarkan hasil produksinya untuk kebutuhan dalam negeri, bukan untuk kegiatan ekspor yang menjadi fokus penyidikan.

“PT Salim Ivo Mas Pratama menjual produknya untuk memenuhi kebutuhan nasional di dalam negeri,” kata Syarief kepada awak media di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

BACA JUGA: Buku Baru Abdul Hamdan Nasution Kupas Strategi Lolos Seleksi Asisten Kebun Sawit bagi Fresh Graduate

Menurutnya, hingga tahap penyidikan saat ini, tim penyidik belum menemukan indikasi keterlibatan perusahaan tersebut dalam dugaan praktik manipulasi nilai ekspor sawit yang sedang ditelusuri.

Meski demikian, Kejagung memastikan proses penyidikan tetap berjalan terhadap sejumlah pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut. Penelusuran dilakukan untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam mekanisme pelaporan dan transaksi ekspor produk sawit.

 

Penyidik Periksa Direksi PT Ivo Mas Tunggal

Dalam perkembangan terbaru, Syarief mengungkapkan bahwa penyidik telah memeriksa sejumlah direksi PT Ivo Mas Tunggal guna mendalami aliran transaksi dan dokumen yang berkaitan dengan ekspor produk sawit.

BACA JUGA: 106 Petani Sawit Muara Enim Perkuat Kompetensi Budidaya Lewat Pelatihan dan Praktik Lapang di PPK Sembawa

Kejagung masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait dugaan manipulasi nilai ekspor minyak sawit tersebut. “Tim penyidik telah memeriksa beberapa direksi PT Ivo Mas Tunggal,” ujarnya.

Namun demikian, Kejagung belum mengungkap identitas para direksi yang telah dimintai keterangan dalam proses penyidikan tersebut.

 

Telusuri Dokumen dan Nilai Ekspor

Syarief menjelaskan, penyidikan dilakukan dengan menelusuri berbagai aspek, mulai dari alur transaksi, kesesuaian dokumen ekspor, hingga mekanisme pelaporan nilai ekspor yang diduga tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 24-30 Juni 2026 Naik Rp11,28 per Kg  

Langkah tersebut, lanjutnya, sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat tata kelola sektor perkebunan dan perdagangan sawit, sekaligus memastikan tidak terjadi praktik yang merugikan keuangan negara.

Penyidik juga terus mengumpulkan alat bukti tambahan guna memperjelas peran masing-masing pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

 

Proses Hukum Berjalan Bertahap

Kejagung menegaskan seluruh proses hukum akan dilakukan secara bertahap berdasarkan alat bukti yang diperoleh selama penyidikan berlangsung. Penetapan status hukum terhadap pihak tertentu akan dilakukan setelah penyidik memiliki bukti yang cukup sesuai ketentuan perundang-undangan.

BACA JUGA: POPSI dan JPSN Minta Prabowo Tinjau Ulang Peran DSI, Khawatir Tekan Pendapatan Petani Sawit

Syarief menambahkan bahwa Kejagung tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terhadap seluruh pihak yang namanya muncul dalam proses penyidikan.

Dengan masih berlangsungnya proses pengumpulan bukti dan pemeriksaan saksi, Kejagung memastikan pengusutan dugaan korupsi manipulasi nilai ekspor sawit akan terus dikembangkan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com