Pertamina Jalankan Strategi Dual Growth, Migas Tetap Jadi Fondasi Sambil Kembangkan EBT

oleh -235 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Pertamina (Persero) menyiapkan strategi pertumbuhan ganda atau dual growth untuk menghadapi perubahan lanskap energi global.

InfoSAWIT, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menyiapkan strategi pertumbuhan ganda atau dual growth untuk menghadapi perubahan lanskap energi global. Strategi tersebut dijalankan dengan tetap memperkuat bisnis minyak dan gas bumi sekaligus mempercepat pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) serta teknologi rendah karbon.

Langkah ini ditempuh di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik yang berpotensi mengganggu rantai pasok dan memengaruhi harga komoditas energi. Pertamina menilai ketahanan energi tidak lagi sebatas memastikan pasokan untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga menyiapkan sumber energi baru untuk jangka panjang.

Dilansir InfoSAWIT dari keterangan resmi ditulis Jumat (11/9/2026), strategi dual growth Pertamina dibangun melalui dua jalur utama. Jalur pertama adalah memaksimalkan bisnis eksisting atau legacy business, terutama dalam penyediaan energi berbasis minyak dan gas.

BACA JUGA: Karhutla Kayong Utara Ditangani Lintas Sektor, Anak Usaha PAS Agro Turunkan Personel dan Sarana Pemadaman

Sementara jalur kedua diarahkan untuk membangun bisnis rendah karbon melalui pengembangan EBT dan berbagai teknologi yang mendukung proses transisi energi.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan transisi energi tidak hanya berkaitan dengan upaya menurunkan emisi. Menurutnya, Indonesia juga perlu memiliki sumber energi yang semakin beragam, berkelanjutan, dan bersumber dari potensi domestik.

“Bagi Pertamina, transisi energi bukan hanya mengenai bagaimana menurunkan emisi, tetapi juga memastikan bahwa Indonesia memiliki sumber energi yang semakin beragam, berkelanjutan, dan berasal dari potensi dalam negeri,” kata Baron.

 BACA JUGA: Sosok Tomy Winata Menjaga Keberlanjutan Kawasan Konservasi

 

Migas Tetap Menjadi Penopang Ketahanan Energi

Dalam jalur pertama, Pertamina masih menempatkan bisnis minyak dan gas sebagai salah satu fondasi ketahanan energi nasional.

Penguatan produksi migas menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan energi dari dalam negeri. Di sektor pengolahan, optimalisasi aset kilang juga terus diarahkan agar kemampuan pengolahan dan pasokan energi tetap terjaga di tengah perubahan kebutuhan serta dinamika pasar.

Namun, strategi tersebut tidak berarti Pertamina mengabaikan perubahan menuju energi rendah karbon. Perusahaan justru menjalankan pengembangan sumber energi baru secara bersamaan dengan penguatan bisnis eksisting.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumsel Periode I September 2026 Tertinggi Rp3.823,99/Kg, Ini Daftar Plasma dan Swadaya

Pendekatan tersebut membuat bisnis migas dan bisnis rendah karbon ditempatkan sebagai dua jalur yang saling melengkapi. Bisnis eksisting menjadi fondasi untuk menjaga kebutuhan energi saat ini, sedangkan bisnis rendah karbon dipersiapkan sebagai sumber pertumbuhan dan energi baru pada masa mendatang.

 

Panas Bumi Jadi Salah Satu Andalan EBT Pertamina

Dalam pengembangan energi baru dan terbarukan, Pertamina mengembangkan sejumlah sumber energi, termasuk panas bumi, energi surya, dan bahan bakar nabati.

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan teknologi rendah karbon seperti carbon capture, utilization and storage (CCUS) serta hidrogen rendah karbon.

BACA JUGA: Kebun Sawit Ditertibkan, SPKS Pertanyakan Siapa Penerima Manfaat Ekonomi

Salah satu kekuatan Pertamina berada pada sektor panas bumi. Melalui Pertamina Geothermal Energy (PGE), perusahaan mengelola kapasitas terpasang panas bumi sebesar 1.932 megawatt (MW).

Kapasitas tersebut terdiri dari 727 MW yang dikelola secara langsung dan 1.205 MW melalui skema Kontrak Operasi Bersama. Total kapasitas tersebut setara sekitar 70 persen dari kapasitas panas bumi terpasang nasional.

Pengembangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas sumber energi nasional dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di dalam negeri.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com