Harga CPO KPBN Inacom Withdraw pada Selasa (22/9), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah

oleh -269 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom di Jakarta.

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.621/kg pada Selasa (22/9/2026), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp. 100/Kg atau turun sekitar 0,64% dibandingkan harga CPO pada Senin (21/9/2026) yang mencapai Rp. 15.721/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Kuala Tanjung dibuka Rp. 15.784/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.621/kg. Harga CPO FOB Talang Duku dibuka Rp. 15.534/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.366/kg. Harga CPO Franco Teluk Bayur dibuka Rp. 15.584/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.335/kg.

Harga kontrak CPO untuk pengiriman Desember 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange berbalik melemah pada perdagangan Selasa (22/9/2026), tertekan oleh ekspektasi kenaikan stok dan permintaan yang masih lesu. Pelaku pasar juga mencermati pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.

BACA JUGA: RUU Reforma Agraria Resmi Disahkan DPR, Ini 14 Bab dan 53 Pasal yang Diatur

Dilansir Reuters, harga kontrak acuan CPO untuk pengiriman Desember 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup turun RM47 per ton atau turun sekitar 0,97% menjadi RM4.810 per ton. Level tersebut merupakan penutupan terendah sejak 14 Agustus 2026.

Pergerakan harga minyak nabati lainnya juga memberikan pengaruh terhadap CPO Malaysia. Di Bursa Dalian, harga kontrak minyak kedelai yang paling aktif justru naik 0,54%, sementara harga kontrak minyak sawit Dalian turun 0,49%. Di Chicago Board of Trade, harga minyak kedelai tercatat melemah 1,32%.

Tekanan lain datang dari perkembangan ekspor. Sejumlah surveyor kargo memperkirakan ekspor produk minyak sawit Malaysia selama 1–20 September 2026 turun antara 12,8% hingga 24,7% dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya.

BACA JUGA: Parlemen Eropa Sederhanakan EUDR, Batas Kepatuhan Perusahaan Sawit Mundur hingga 2027

Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Selasa (22/9/2026):

CPO______

CIF Pell. Gresik Rp. 15.784 (WD). Penawaran Rp. 15.405-WNI

Franco KualaTanjung Rp. 15.784 (WD).  Penawaran tertinggi Rp. 15.621-EUP

FOB Talang Duku Rp. 15.534 ( WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.366-PSCOI

Franco Teluk Bayur Rp. 15.584 (WD). Penawaran teringgi Rp. 15.335-WIRA

Loco PKS SeiTapung Rp. 15.545 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.261-AGM

Loco PKS Kembayan Rp. 15.284 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.116-EUP

Loco PKS Ngabang Rp. 15.409 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.241-EUP

 

CPKO_____

Franco Dumai Rp.30566 (WD). Penawaran tertimggi Rp.29875-IBP

Franco S.Mangke Rp.30458 (WD)..Penawaran teringgi Rp.30000-PII

 

PK_____

Franco Belawan Rp.13867 (WD). Penawaran tertinggi Rp.13735-SMART

(T2)

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com