InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.158/kg pada Selasa (20/10/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp108/Kg atau naik 0,72% dibandingkan harga CPO pada Senin (19/10/2026) yang mencapai Rp. 15.050/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 15.158/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku ditetapkan Rp. 14.908/Kg. Harga CPO Franco Teluk Bayur ditetapkan Rp. 14.958/Kg.
Harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives bergerak di kisaran RM4.800 per ton, kembali menguat setelah mengalami pelemahan dalam beberapa waktu terakhir. Pemulihan harga ini ditopang oleh kenaikan harga minyak nabati di Bursa Dalian, China, serta membaiknya prospek permintaan ekspor.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau Periode 21-27 Oktober 2026, Umur 9 Tahun Rp3.745,42 per Kg
Dilansir Trading Economic, penguatan pasar juga didukung oleh lonjakan ekspor minyak sawit Malaysia. Berdasarkan laporan lembaga survei kargo, pengiriman minyak sawit Malaysia pada paruh pertama Oktober meningkat antara 43,2% hingga 58,3% dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya. Selain itu, meningkatnya permintaan dari India, salah satu negara importir utama minyak sawit, menjelang perayaan hari besar keagamaan turut memperkuat sentimen positif pasar.
Dari sisi kebijakan, Indonesia menaikkan harga referensi minyak sawit mentah (CPO) untuk Oktober sebesar 3,44% menjadi US$1.042,15 per ton. Sementara itu, harga minyak mentah dunia yang masih berada pada level tinggi turut mendukung daya saing minyak sawit sebagai bahan baku produksi biodiesel.
Kekhawatiran terhadap pasokan juga memberikan dorongan bagi harga. Rencana penerapan mandatori biodiesel B50 di Indonesia diperkirakan dapat meningkatkan konsumsi minyak sawit domestik, sementara potensi dampak fenomena El Niño menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan produksi.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumbar Periode III Oktober 2026 Naik, Umur 10–20 Tahun Capai Rp3.695,36 per Kg
Meski demikian, ruang kenaikan harga masih tertahan oleh melimpahnya pasokan. Persediaan minyak sawit Malaysia tercatat melonjak hingga mencapai rekor 3,51 juta ton pada September, seiring meningkatnya produksi selama periode puncak panen musiman.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga minyak sawit masih dibayangi tarik-menarik antara penguatan permintaan ekspor, prospek peningkatan konsumsi biodiesel, serta tingginya stok di negara produsen utama.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Selasa (20/10/2026):
CPO______
Franco Dumai Rp. 15.158- CTI
FOB Talang Duku Rp. 14.908-EUP
Franco Teluk Bayur Rp. 14.958-WIRA
Loco PKS Parindu Rp. 14.768 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.620-EUP
Loco PKS Ngabang Rp. 14.783-EUP
Loco PKS Kembayan Rp. 14.658-EUP
(T2)










