InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.118/kg pada Kamis (22/10/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp3/Kg atau naik 0,02% dibandingkan harga CPO pada Rabu (21/10/2026) yang mencapai Rp. 15.115/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp. 15.130/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.118/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku diibuka Rp. 14.880/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.749/Kg. Harga CPO Loco Parindu ditetapkan Rp. 14.740/Kg.
Sementara, harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) Malaysia diperkirakan bertahan di atas RM4.600 per ton pada November 2026. Prospek tersebut ditopang oleh penurunan produksi musiman, permintaan biodiesel yang tetap kuat, serta terbatasnya pasokan minyak nabati pesaing di pasar global.
Dewan Minyak Sawit Malaysia atau Malaysian Palm Oil Council (MPOC) menyebutkan, pengurangan bea masuk impor minyak nabati oleh India turut membuka peluang pemulihan permintaan minyak sawit dalam beberapa bulan mendatang. Di saat yang sama, terbatasnya ketersediaan minyak bunga matahari dan minyak kedelai diperkirakan memperkuat posisi minyak sawit di pasar internasional.
Meski demikian, MPOC mengingatkan bahwa prospek harga masih menghadapi sejumlah risiko penurunan. Pelemahan harga energi dan konsumsi minyak nabati untuk pangan yang lebih rendah dari perkiraan, di tengah tekanan inflasi serta kondisi ekonomi global, dapat membatasi kenaikan harga.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Kamis (22/10/2026):
CPO_____
Franco Dumai Rp. 15.130 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.118- CTI
FOB Talang Duku Rp. 14.880 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.749-WNI
Loco PKS Parindu Rp. 14.740-EUP
Loco PKS Ngabang Rp. 14.755-EUP
Loco PKS Kembayan Rp. 14.630-EUP
(T2)










