Webinar #5 IPS: Tips Menjadi Profesional Planters Sawit Sejati

oleh -1507 Dilihat
infosawit
Dok. InfoSAWIT

InfoSAWIT, JAKARTA – Untuk yang kelima kalinya, Indonesian Planter Society (IPS) mengadakan Webinar secara online, tercatat kegiatan ini telah menjadi agenda rutin IPS selama masa pandemi Covid-19 hingga saat ini.

Untuk Webinar yang diadakan IPS kali ini mengambil tema: “Best Planter Practice Kelapa Sawit dari Profesional Profesi Planter”, dimana IPS berkesempatan menghadirkan dua praktisi profesional planter dengan pengalaman yang mumpuni di dunia perkebunan kelapa sawit.


Dimana pembicara tersebut merupakan member IPS juga yang sudah tidak diragukan lagi keilmuannya. Para pembicara bahkan telah menuangkan semua pengalaman yang didapatnya selama di sektor kelapa sawit ke dalam sebuah buku.

Yakni Maruli Pardamen, yang tercatat sangat aktif menulis buku kelapa sawit, sampai saat ini Ia telah menghasilkan 8 buku bertemakan kelapa sawit, dan menjadi satu-satunya penulis buku kelapa sawit terbanyak di Indonesia.

Lantas pembicara kedua adalah Abdul Hamdan Nasution, yang memiliki pengalaman bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit, Ia pernah bekerja di beberapa perusahaan sawit nasional, semisal pernah berkarir di Lonsum, PT Medco Agro, Agrina Sawit, CCM Group dan saat ini bekerja di PT Mutiara Sawit Seluma. Selama acara Webinar dimoderatori, salah satu Ketua DPP IPS, Darus Salam.

Dikatakan Ketua Umum IPS Jamalul dalam sambutannya, dengan adanya webinar ini harapannya bisa menjadi ajang silaturahmi sekaligus sebagai upaya dalam menambah informasi di kalangan anggota IPS mengenai upaya pengembangan sektor perkebunan khususnya perkebunan kelapa sawit, apalagi hingga saat ini sektor perkebunan masih terus berkembang.

Sementara, diungkapkan Maruli Pardamean, planter merupakan profesi tertua, tetapi tidak banyak yang mengetahui mengenai profesi planter. Perlu juga diingat bahwa Sumberdaya manusia menjadi salah satu faktor produksi penentu utama keberhasilan usaha perkebunan.

“Planter yang hebat akan membuat perusahaan hebat,”  katanya dalam Webinar #5 IPS, Sabtu (23/7/2022) yang diadakan secara online, dihadiri InfoSAWIT.

Sebab itu perlu mempersiapkan calon planter dalam memasuki dunia kerja, dengan memberikan gambaran mengenai dunia perkebunan kelapa sawit. “Tentu saja planter mesti terus dibarengi dengan meningkatkan kompetensinya,”kata Maruli.

Lebih lanjut kata Maruli, bila planter sebagai profesi maka planter perlu memiliki pengetahuan khusus disuatu bidang ilmu tertentu, melibatkan berbagai kegiatan intelektual, perlu ada persiapan yang cukup dalam, jadi tidak hanya sekedar latihan.

Lantas, membutuhkan latihan yang berkesinambungan didalam melaksanakan pekerjaannya atau jabatannya, lebih mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi, adanya organisasi para profesional sesuai dengan bidang profesi. “Serta terdapat kode etik atau standar baku dalam pelaksanaan pekerjaannya,” tandas Maruli.

Sementara diungkapkan Abdul Hamdan Nasution, para planter mesti paham  Agro Psycho Sosiologi,  ini khususnya diperuntukan para junior, kata Hamdan, arti makna kata Agro yakni segala yang terkait dengan agronomi, agro teknologi dan aspek bisnisnya yang biasa sudah bisa didapatkan di bangku pendidikan.

Lantas ada Psycho yakni segala yang terkait dengan psychis atau mental, kendati setiap panter memliliki aspek mental berbeda-beda, dan sosiologi yakni profesi planter tidak bisa lepas dari persinggungan dengan kemasyarakatan.

Kata Hamdan, planter harus memerhatikan performance. “Planter itu profesi eksekutif dan professional, mesti rapih dan bersih” katanya.

Lantaran seorang planter itu eksekutif itu harus berpenampilan professional, performance planter yang baik yakni berpakaian rapih dan bersih, badan dan wajah bersih serta sepatu kulit.

Terpenting kata Hamdan, planter harus bicara dengan data, sebab itu data-data yang harus dikuasai planter diantaranya adalah Hektar Statement beserta peta nya, statistik produksi, progres rawat tanaman dan memerhatikan ongkos produksi.

“filosofi planter itu mest berotak bisnis, bagaimana berhemat dan apa yang menguntungkan, buka berarti tidak dikerjakan, serta selalu berhitung dengan matang. Lantas bermata elang atau tajam dan teliti, berbedan sehat, integritas berkata jujjur, serta bertangan dingin dan berhati lembut yakni mampu mengontrol emosi, dan berkaki baja,” tandas Hamdan. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com