KIS Group Bangun Pabrik Bio CNG Di Indonesia Dengan Skema Jangka Panjang.

oleh -420 Dilihat
infosawit
Dok. Istimewa

InfoSAWIT, LANGKAT – Pembangunan pabrik Bio CNG diharapkan mampu mendorong keberhasilan pengelolaan limbah sawit berkelanjutan di Indonesia. Pembangunan pabrik Bio CNG dilakukan KIS Group dengan mekanisme kontrak jangka panjang.

“KIS Group telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan Unilever dan pihak lain untuk memasok Bio-CNG. Pada Desember 2024, KIS Group akan menyelesaikan 25 pabrik, proyek-proyek ini juga menciptakan lapangan kerja dalam skala besar,” terang Chief Executive Officer (CEO) PT KIS Grup, K.R. Raghunath kepada InfoSAWIT, belum lama ini.

Lebih lanjut tutur Raghunath, KIS Group merupakan leader dalam bidang Biogas dan Bio-CNG di Indonesia dan Asia. Peletakan batu pertama untuk proyek ini, menandai akan dimulainya transisi energi dan dekarbonisasi yang besar.

“Kami akan melakukan commissioning tiga proyek pertama, bekerja sama dengan AEP Group dan Mahkota Group pada April 2023 hingga November 2023 dengan volume Bio-CNG mencapai 1.230 MMBtu/hari. KIS telah tanda tangan kontrak untuk waktu yang panjang dengan PTPN, Ok IV AEP Group, Mahkota Group dan grup lainnya untuk memasok limbah organik,” jelas Raghu.

Pihak Unilever Oleochemical Indonesia akan membeli Bio-Compressed Natural Gas (CNG) ini untuk menggantikan bahan bakar fosil demi mempercepat tercapainya target Net Zero Emission. PT Unilever akan menjadi yang pertama di Asia/Indonesia yang menggunakan Bio-CNG untuk menggantikan bahan bakar fosil dalam skala besar. (T1)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari infosawit.com. Mari bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.