Sederet Kebijakan Zulkifli Hasan Supaya Pasar Minyak Sawit Stabil

oleh -2.511 Kali Dibaca
infosawit
Dok. Humas Kemendag

InfoSAWIT, JAKARTA – Untuk meningkatkan ekspor nonmigas, Mendag Zulkifli Hasan telah melakukan berbagai strategi  dengan membuka akses pasar global melalui berbagai perundingan perdagangan internasional. Di  antaranya melalui Penandatanganan Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic  Partnership Agreement (CEPA) pada 1 Juli 2022, pengesahan Undang-undang tentang perjanjian  Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), dan Pengesahan Undang-undang tentang  Perjanjian Indonesia-Korea CEPA pada 30 Agustus 2022.

Khusus komoditas kelapa sawit (CPO), Mendag Zulkifli Hasan menerbitkan kebijakan untuk  meningkatkan ekspor sawit dan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang sempat terganggu. Kebijakan  tersebut diantaranya dengan melakukan penghapusan sementara pungutan ekspor (PE) menjadi nol  dan pengenaan bea keluar yang lebih kecil terhadap CPO, serta beberapa kebijakan penyesuaian  lainnya untuk mempercepat ekspor CPO.

Di bidang perlindungan konsumen, Mendag Zulkifli Hasan menyatakan pentingnya memastikan barang  yang beredar aman bagi konsumen. Untuk itu, Kemendag telah mengambil langkah tegas terhadap  pelaku usaha yang tidak mematuhi peraturan dan standar yang berlaku melalui kegiatan pengawasan.

BACA JUGA: 100 Hari Kinerja Mendag Zulkifli Hasan Tuntaskan Mandat Presiden 

Mendag Zulkifli Hasan menekankan, capaian kerja 100 hari dalam mengemban tugas dan amanat  Presiden Joko Widodo akan terus dijaga dan ditingkatkan. “Salah satu kunci keberhasilan adalah  dengan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan sehingga dapat saling mendukung dan  memberikan ketenangan, ketentraman kepada masyarakat,” pungkas Zulkifli Hasan dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Senin (26/9/2022).

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey yang turut hadir di acara  tersebut mengapresiasi dukungan Kementerian Perdagangan yang telah menjaga ketersediaan dan  stabilitas harga barang kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng. Bahkan harga minyak goreng sawit  premium sudah mengalami penurunan menuju titik keseimbangan baru. Selain itu, Aprindo juga  berharap dukungan dari Kementerian Perdagangan dalam pelaksanaan International Ritel Congress  yang akan digelar pada 11 November 2022 mendatang.

BACA JUGA: Mendag Zulkifli Hasan Kembali Lepas “MINYAKITA” untuk Wilayah Timur Indonesia

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI)  Adiwisoko Kasman turut mengapresiasi Mendag Zulkifli Hasan yang telah mengambil langkah tegas  dalam menjaga stabilitas harga minyak goreng sawit melalui program Minyakita. Dalam waktu yang singkat  program tersebut telah meredam gejolak harga minyak goreng sawit di masyarakat. AIMMI juga meyakini  kebijakan lain yang diambil akan dapat diimplementasikan dengan sukses. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com