Kampanye Positif Sawit dan Batu Bara Perlu Diperkuat

oleh -2.336 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT

InfoSAWIT, NUSA DUA – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar mengingatkan Indonesia harus percaya diri dan tidak defensif dalam menghadapi krisis multidimensi ke depan. Saat ini hingga beberapa waktu ke depan, Indonesia akan diperhadapkan pada  krisis multidimensi. Penyebabnya adalah inflasi tinggi, kontraksi ekonomi menuju resesi, dan situasi geopolitik yang tak pasti.

Namun demikian, Mahendra berpendapat, Indonesia harus percaya diri karena dianugerahi banyak kekayaan alam, mulai dari komoditas seperti kelapa sawit hingga kandungan energi seperti batu bara.

“Disisi lingkungan hidup, Indonesia sebenarnya punya solusi lingkungan dan konservasi yang terus dibenahi, sehingga komoditas Indonesia seperti sawit secara fundamental dapat terus diterima dan berkembang,” kata Mahendra Siregar pada 18th Indonesian Palm Oil Conference and 2023 Price Outlook di Bali International Convention Center (BICC), dihadiri InfoSAWIT, Kamis, (3/11/2022).

BACA JUGA: India Ditarget Produksi CPO 2,8 Juta Ton, Untuk Penuhi Pasokan Domestik

Menurut dia, setidaknya ada sejumlah hal yang berpotensi membentuk krisis multidimensi yang berakibat pada The Perfect Storm di Indonesia.

Diantaranya inflasi yang tinggi yang memaksa ekonomi terkontraksi dan berpotensi mengakibatkan suatu negara resesi. Faktor lain adalah ketidakpastian dalam lingkup geopolitik. Aspek ini perlu diperhitungkan karena dampaknya mulai terlihat cukup besar.

Lebih lanjut, Mahendra menyatakan, OJK sebagai bagian dari keseluruhan sistem yang menjaga sistem keuangan.

BACA JUGA: Pasar Minyak Sawit di Filipina Terus Tumbuh

OJK bersama industri jasa keuangan (IJK) akan konsisten mencermati, memantau dan melakukan mitigasi dalam  menghadapi persoalan global dengan tingkat ketidakpastiannya cukup tinggi.

“OJK terus melakukan pembahasan, antisipasi, untuk bisa memitigasi, termasuk dengan apa yang dimaksud dengan langkah-langkah stress test, sehingga kita tidak panik dan tidak lengah terhadap risiko-risiko tadi,” ungkap dia.

Di sisi lain, Mahendra menilai, ekonomi Indonesia sendiri telah tumbuh dan terjaga baik, meski dihadapkan badai dan ketidakpastian. “Proyeksi ke depan juga masih baik dengan pertumbuhan sama atau di atas 5 persen sampai akhir tahun ini,” kata Mahendra Siregar. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com