Lilin Malam Dari Sawit Untuk Batik Ramah Lingkungan

oleh -8.583 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT

Melalui tahapan sintesa yang diperlukan, produk turunan sawit dapat digunakan sebagai substitusi paraffin dalam formulasi lilin malam batik. Formulasi lilin malam batik tersusun dari komponen dasar yang terdiri dari paraffin dan gondorukem serta additive untuk meningkatkan karakteristik fisik yang diinginkan dalam proses pembatikan. Sehingga paraffin memiliki volume yang cukup besar dalam formulasi tersebut. Penggunaan paraffin substitute tersebut juga menghilangkan penggunaan lemak dalam formulasi lilin malam tersebut. Padahal paraffin sebagai produk minyak bumi akan semakin langka sebagai produk asli Indonesia dengan semakin menipisnya cadangan minyak bumi dan meningkatnya konsumsi bahan bakar minyak yang mengarah pada maksimalisasi penggunaan minyak mentah untuk memproduksi bahan bakar.

Industri oleokimia dasar Indonesia yang tumbuh pesat kurang dalam satu dekade terakhir ditopang oleh produksi minyak sawit dalam negri terbesar didunia, bahkan sebagai produsen minyak lemak terbesar didunia, memungkinkan penyediaan bahan baku untuk sintesa produk paraffin substitute tersebut. Sehingga dalam jangka panjang akan menjamin ketersediaan bahan baku untuk produk kreatif batik yang telah berusia ratusan tahun.

Ragam kebutuhan jenis lilin malam batik ada beberapa jenis, disesuaikan dengan metoda aplikasi lilin malam pada lembaran kain ataupun jenis pola untuk aplikasinya. Berbagai ragam tersebut tetap memerlukan komponen dasar utamanya paraffin, gondorukem dan additive lainnya, dengan komposisi formula disesuaikan dengan karakteristik yang diinginkan.

BACA JUGA: Pasar Uni Eropa Masih Belum Adil Terhadap Sawit

Uji aplikasi diperlukan untuk proses produksi batik maupun hasil prouksinya. Diantara uji yang menyangkut proses diantaranya titik leleh, kemudahan dalam proses pembatikan baik tulis maupun cap, kemampuan membentuk pola dalam berbagai dimensi ukuran garis, kecepatan pembekuan, kelekatan pada kain, daya tembus, kelengketan yang diantaranya menyangkut kemampuan untuk ditumpuk setelah proses pembatikan dalam menunggu proses pewarnaan dan elastisitas.

Uji juga diperlukan untuk ketahanan lilin malam terhadap aplikasi pewarnaan dari bahan yang berbeda, serta uji finishing dalam penghilangan lilin malam setelah pewarnaan. Berbagai karakteristik uji diatas juga menyangkut kemampuan lilin malam untuk dapat memberi hasil optimal jika tahapan pewarnaan dilakukan bertahap dan jika diperlukan tahapan antara pencucian.

Hasil uji pembatikan juga dikaji terhadap  produk akhir setelah proses pewarnaan dan penghilangan kembali lilin malam diantaranya kemampuan pembentukan garis, kemampuan menahan penetrasi warna dan kemampuan membentuk retakan.       

BACA JUGA: Separuh Wisudawan Program Studi Manajemen Logistik Poltek CWE Lulus Cum Laude

Hasil aplikasi yang telah diujikan menunjukkan penggunaan turunan sawit untuk substitusi paraffin dalam formulasi lilin malam memberikan hasil yang baik. Sehingga batik terkait sawit untuk mendukung keberlangsungan produk budaya ini dalam jangka panjang melalui penyediaan bahan bakunya yang berkelanjutan, dan industry kreatif batik mendukung peningkatan konsumsi minyak sawit melalui diversifikasi produk turunan sawit untuk batik. (*)

Penulis: Ir. Indra Budi Susetyo, M.Sc / Periset di BRIN

Sumber: Majalah InfoSAWIT Edisi September 2018


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com