DSN Grup Libatkan LPHD Dalam Kelola Area Konservasi 3.148 Ha

oleh -6.357 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT

InfoSAWIT, BALIKPAPAN  – Perusahaan perkebunan kelapa sawit dan kayu, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (“DSN Grup”, “Perseroan”), melalui anak perusahaannya PT Bima Agri Sawit (BAS) bermitra dengan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Desa Karangan Dalam, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur untuk menjalankan program pengelolaan area konservasi di luar konsesi (Off-Concession Conservation Area – OCCA).

Penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut berlangsung Rabu, 14 Desember 2022 di Balikpapan, yang dilakukan oleh Agus Setiabudi, selaku Direktur BAS, dan M. Effendi, Ketua LPHD Karangan Dalam. Penandatanganan disaksikan oleh, H. Joko Istanto, S.P. M.Si dari Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, Drs H. Ardiansyah Sulaiman M.Si Bupati Kutai Timur, Riduan Kepala Desa Karangan Dalam, Peter Doyle sebagai Chief of Party USAID SEGAR dan Amin Budiharjo dari USAID SEGAR

Melalui kemitraan ini, kedua pihak akan bersama-sama melakukan perlindungan dan pemulihan di sebagian Kawasan Hutan Desa Karangan Dalam seluas 3.148 ha. Tujuan kemitraan ini untuk menjaga dan mempertahankan fungsi dan manfaat kawasan hutan, melakukan perlindungan dan pemulihan kawasan hutan sebagai habitat flora dan fauna dan mempertahankan keberadaan populasi hidupan liar.

BACA JUGA: DSNG Optimis Pertahankan Kinerja Seiring Meningkatnya Produksi CPO

Selain itu, DSN Grup berharap program ini menjadi katalisator untuk meningkatkan sumber penghidupan masyarakat desa melalui kegiatan-kegiatan perencanaan, perlindungan, pemulihan, dan pemanfaatan kawasan hutan. Keseluruhan program dilakukan dengan penguatan kapasitas Lembaga Pengelola Hutan Desa dalam pengelolaan Hutan Desa Karangan Dalam. Program ini mendukung pelaksanaan perhutanan sosial dengan pendampingan dari KPHP Bengalon dan BPSKL Wilayah Kalimantan.

Direktur BAS, Agus Setiabudi mengatakan, program OCCA merupakan salah satu wujud nyata komitmen DSN Grup pada praktik kelapa sawit berkelanjutan. Melalui Program OCCA ini, DSN Grup juga berupaya mengedukasi serta mendorong para petani swadaya untuk turut melestarikan hutan di lanskap sekitar kebun mereka sehingga komitmen NDPE di seluruh rantai pasok kepala sawit di DSN Grup semakin terwujud nyata. Saat ini, Desa Karangan Dalam merupakan salah satu pemasok tandan buah segar (TBS) terbesar bagi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) BAS.

“Kemitraan ini juga menjadi salah satu langkah nyata perwujudan komitmen DSN Grup untuk melestarikan hutan, mengatasi dampak perubahan iklim, dan menghormati hak-hak masyarakat di dalam maupun di sekitar area operasional kami,” kata Agus Setiabudi dalam keterangan resminya diterima InfoSAWIT, Rabu (14/12/2022).

BACA JUGA: DSN Group Sabet Penghargaan di TKMPN XXVI 2022

Dalam penerapan program ini, BAS dibantu USAID SEGAR, terutama dalam pengumpulan data baseline kondisi keanekaragaman hayati dan sosial ekonomi masyarakat, peningkatan kapasitas Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), serta monitoring dan evaluasi bersama yang dilakukan per-enam bulan.

USAID SEGAR sendiri merupakan sebuah program kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat untuk mengatasi perubahan ikim melalui tata kelola lingkungan hidup berkelanjutan antar wilayah, dan telah bekerja sama dengan DSN Group dalam perencanaan dan pemantuan pengelolaan area konservasi di luar konsesi sejak Juni 2022. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com